Padi Sehat, Konsumen Sakit - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Padi Sehat, Konsumen Sakit

Padi Sehat, Konsumen Sakit

Written By Mang Raka on Jumat, 13 Januari 2017 | 12.00.00

-Waspadai Penggunaan Pestisida Berlebihan

TEMPURAN, RAKA - Kondisi sawah semakin rentan diserbu berbagai hama penyakit saat cuaca yang sudah berubah-ubah saat ini. Parahnya, serbuan hama tersebut membuat petani kewalahan, sampai akhirnya berupaya mencegah pengendaliannya dengan pestisida dan insektisida kimia yang mulai banyak di pasaran.
Bukan sekali dua kali mencegahnya, bahkan hingga lebih dari 5 kali obat-obat kimia dengan harga selangit tersebut digunakan untuk memberangus tanaman. Dampaknya baik bagi produksi padi, tapi tidak bagi kesehatan konsumen.
Programer Kesehatan Lingkungan Puskesmas Tempuran Amirin Bukhori mengatakan, pestisida kimia dari racikannya saja sudah berbahaya bagi manusia. Bagaimana jika disemprotkan untuk pengendalian hama pada tanaman padi sawah? Bulir-bulir beras hasil dari pemeliharaan pestisida ini diakuinya secara tidak langsung membahayakan kesehatan konsumen yang menjadikan beras atau nasi sebagai kebutuhan pokok.
Karena, pestisida itu secara tidak sengaja masuk ke dalam bulir padi dan bisa memasukan racun ke dalam tubuh, jika tidak dibersihkan dengan bilasan yang benar-benar steril lagi. Dampak kesehatannya, memang tidak akan langsung, tetapi akan mudah dideteksi saat kondisi kesehatan seseorang sudah kronis.
Sebab, dalam kandungan pestisida sawah yang masuk, ada kandungan karsiogenic, yaitu zat pembentukan jaringan kanker pada tubuh. Memang, bisa dihindari dengan menyuci berasnya dengan bersih. Walaupun nanti kandungan zat dan vitaminya akan hilang, tapi disarankan petani jangan mendewakan pestisida dalam pengendalian hama. Walaupun mematikan hama, tetapi berdampak kurang baik bagi kesehatan. "Kalau tidak dicuci dengan benar, bisa mengancam kesehatan konsumen secara sistemik dan tidak langsung," ujarnya.
Senada dikatakan Kasie Mamin Dinkes Karawang Mohammad Alwi SKM. Menurutnya, nasi atau beras hasil semprotan pestisda di usia tanam, kandungan gizinya masih tetap ada, tapi untuk keamanan pangan, harusnya dicuci terlebih dulu dengan air mengalir untuk menghilangkan kandungan kimia pestisidanya, karena dampak pestisida masih ada pada beras. Bisa juga dengan direndam.
Biasanya, bulir-bulir padi yang ikut disemprot pestisida akan nempel dan masih bisa dibersihkan dengan dialiri air,  yang terpenting harus bersih saja dulu. "Gizinya tetap, tapi harus dicuci dengan benar dan pastikan kandungan kimianya tidak ada," pungkasnya. (rud)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template