Merokok Didenda Rp 100 Ribu, Jual Miras Rp 50 Juta - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Merokok Didenda Rp 100 Ribu, Jual Miras Rp 50 Juta

Merokok Didenda Rp 100 Ribu, Jual Miras Rp 50 Juta

Written By Mang Raka on Kamis, 12 Januari 2017 | 19.08.00

KARAWANG, RAKA - Bagi Anda yang terbiasa merokok di sembarang tempat, mulai tahun ini tidak bisa seenaknya. Pasalnya, Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 25 tahun 2016 tentang Tata Cara Pelaksanaan Pembebanan Biaya Paksa Penegakan Hukum akan dilaksanakan.
Kasi Penyelidikan Penegakan Produk Hukum Daerah (PPHD) Satpol PP Karawang Asep Suryana mengatakan, pihaknya sudah membuat surat bukti pelanggaran (SPB) Peratuan Daerah Khusus Penegakan Aturan. “Semua kepala dinas harus membuat tempat khusus untuk merokok, jika tidak akan didenda Rp 1 juta. Sebab kawasan tanpa rokok (KTR) sudah diberlakukan, maka semua kantor instansi harus menyediakan tempat khusus merokok,” kata Asep kepada wartawan, Rabu (11/1) kemarin.
Bagi yang merokok di tempat umum, sarana kesehatan, tempat kerja, dan tempat yang spesifik sebagai tempat proses belajar mengajar, arena kegiatan anak, tempat ibadah dan angkutan umum maka akan didenda Rp 100 ribu. “Kegiatan ini nantinya akan dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan bekerjasama dengan Satpol PP, sebagai penegak peraturan daerah,” katanya.
Selain itu, bagi warga yang menjual atau mengedarkan minuman keras tanpa izin, juga akan didenda sebesar Rp 50 juta sesuai Perbup Nomor 25 Tahun 2016 tentang Tata Cara Pelaksanaan Pembebanan Biaya Paksa Penegakan Hukum, yang merupakan turunan dari Perda K3 (Ketertiban, Keindahan dan Kebersihan). “Sosialisasi Perbup 25 ini sudah dilakukan, dan tahun ini merupakan pelaksanaan dari penegakan aturan,” katanya.
Kemudian, bagi pengusaha yang melakukan pengarugan atau penataan lahan tanpa dilengkapi perizinan tertentu, akan didenda Rp 10 juta. Selain itu, mengotori jalan dari akibat kegiatan proyek akan didenda Rp 10 juta. “Merusak jalan akibat kegiatan suatu proyek juga akan kami denda sebesar Rp 20 juta,” katanya.
Ia menambahkan, pihaknya akan melakukan sosialisasi Perbup tentang Tata Cara Pelaksanaan Pembebanan Biaya Paksa ini kepada semua OPD yang ada di Karawang, setelah itu akan disosialisasikan keseluruhan kepada masyarakat. “Sebelum kami menegakan perda, kami juga minta dinas teknis lebih aktif lagi menjalankan aturan. Sebab pelaksanaan kebijakan itu di dinas, tapi jika ada pelanggaran baru Satpol PP yang akan bergerak,” katanya.
Dijelaskan, pihaknya sudah melakukan rapat kordinasi dengan beberapa OPD untuk mensosialisasikan perbup ini. “Kami juga minta kepada OPD terkait agar melaksanakan perbup ini, sebab kewenangan pelaksanaan perda itu ada di dinas teknis dan bukan di Satpol PP,” pungkasnya. (ops)


Sanksi Bagi Pelanggar 

Kepala dinas tidak membuat tempat khusus merokok
Denda Rp 1 juta

Merokok sembarangan
(tempat umum, sarana kesehatan, tempat kerja, tempat proses belajar mengajar, arena kegiatan anak, tempat ibadah, dan angkutan umum)
Denda Rp 100 ribu

Menjual minuman keras tanpa izin
Denda Rp 50 juta 

Mengarug lahan tanpa izin
Denda Rp 10 juta

Mengotori jalan karena kegiatan proyek
Denda Rp 10 juta

Merusak jalan akibat kegiatan proyek
Denda Rp 20 juta
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template