Lawan Kades Betong Mulai Tebar Tudingan - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Lawan Kades Betong Mulai Tebar Tudingan

Lawan Kades Betong Mulai Tebar Tudingan

Written By Mang Raka on Jumat, 13 Januari 2017 | 13.00.00

LEMAHABANG WADAS, RAKA - Penyebaran tandatangan dan testimoni warga soal pembangunan di Desa Pasirtanjung nampaknya membuat gerah pihak pelapor dugaan penggelapan dana pembangunan.
Selain menuding pemerintah desa mulai ketakutan, gerilya tandatangan kepada warga melalui tangan ketua RT itu, disebut-sebut menjadi dalih sang kades tak mau menggelar pertanggungjawaban secara terbuka. Pihak kecamatan dan BPMPD pun dituding para pelapor melindungi Kades Pasirtanjung Saepudin selama ini.
Saat ditemui di rumahnya di Dusun Pasirkembang RT 01/01, salah seorang warga Nurasiah mengakui, beberapa waktu lalu sempat didatangi RT yang meminta tandatangannya. Katanya, ketua RT yang datang hanya meminta keterangan saja, apakah pembangunan desa sudah ada kemajuan atau belum? Tanpa pikir panjang, dirinya tanda tangan bersama kedua anaknya.
Nur mengaku, dirinya tidak tahu apa-apa dan tidak mau ribet. Maka tandatangan itu dibubuhkannya. Padahal, memang sampai saat ini, akta kelahiran anak-anaknya belum keluar. "Ya Kita tandatangan saja, gak tahu apa-apa," ungkapnya.
Ditemui di rumahnya, RT Apid mengakui dirinya memberikan selebaran testimoni kepada masyarakat paling akhir dibanding RT lainnya. Dirinya hanya menyampaikan tanpa paksaan, apa pendapat masyarakat kaitan pembangunan di Pasirtanjung.
Kalau dibilang maju maka tandatangan, kalau tidak juga tidak masalah. Ditanya peruntukannya, Apid mengaku tidak tahu, dirinya hanya sebatas menjalankan perintah kades saja. "Saya hanya laksanakan perintah kades," ungkapnya.
Mantan Sekdes Pasirtanjung Endang Juanda dan warga lainnya Bambang mengatakan, dirinya tidak akan mempersoalkan Kades Pasirtanjung yang menyatakan akan melaporkan gugatannya ke kejaksaan. Dirinya justru menilai lebih fair jika saling lapor, dan pembuktian siapa yang bertandatangan palsu dan siapa yang membobilisasi kepalsuan akan terbukti di meja hijau.
Endang pun menuduh ada persekongkolan antara desa, camat dan BPMPD. Dia juga terang-terangan menuding Kades Pasirtanjung dilindungi pejabat yang ada di atasnya. Lebih jauh Endang meminta camat dan BPMPD memfasilitasi digelarnya laporan pertanggungjawaban tahun anggaran 2016 Desa Pasirtanjung secara terbuka. Dirinya menduga, sudah banyak penyelewengan dana pembangunan yang tidak diketahui masyarakat secara detil.
Sementara, Kades Pasirtanjung Saepudin mengaku tidak habis pikir para 'lawan politiknya' melaporkannya ke kejaksaan, apalagi menyeret-nteret kecamatan dan BPMPD. Menurutnya, kecamatan dan BPMPD sudah melihat hasil pembangunan dan tidak ada masalah sesuai porsi dan aturan dalam APBDes dan APBDes perubahan.
Logikanya kata kades yang akrab dipanggil Lurah Betong ini, tidak mungkin dana desa cair, bangub dan DBH turun kalau ada pembangunan yang bermasalah. Buktinya semua bantuan turun, sekaligus memastikan bahwa di desanya tidak ada permasalahan soal pembangunan.
Kemudian soal sebaran tandatangan, sebutnya, itu sebagai dasar testimoni atau kuisioner warga yang merasakan pembangunan saja, tidak ada paksaan bilang sudah maju atau tidak. Ini juga akan menjadi dasar bahwa pembangunan di sejumlah titik sudah dirasakan warga dan tidak ada masalah sama sekali. "Kecamatan dan BPMPD terisnggung dong dibawa-bawa disebut melindungi saya. Orang semuanya sudah bekerja sesuai tupoksi masa harus dipaksa mengada-ngada soal pembangunan," cetusnya. (rud)

Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template