Kades Sakit-sakitan Bisa Dicopot - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Kades Sakit-sakitan Bisa Dicopot

Kades Sakit-sakitan Bisa Dicopot

Written By Mang Raka on Selasa, 03 Januari 2017 | 12.30.00

CILAMAYA KULON, RAKA - Penyakit memang bisa datang kapan saja, jenisnya pun berbeda-beda, ada yang ringan maupun berat, hingga mengharuskan aktivitas normal terhenti. Namun, bagaimana jika ada kepala desa sudah sakit-sakitan dengan kondisi yang tidak memungkinkan beraktivitas nomal, seperti stroke, diabetes dan ginjal. Dalam hal ini, BPMPD mewanti-wanti agar peran Badan Permusyawaratan Desa (BPD) untuk tidak berdiam diri dalam membuat laporan masyarakat kaitan kondisi kepala desa.
Kepala BPMPD Karawang Akhmad Hidayat mengatakan, dirinya tidak memungkiri bahwa ada beberapa desa di Karawang yang konsidi kesehatan kepala desanya terganggu, bahkan cukup berat. Namun, selama masyarakat belum ada yang melapor dan BPD belum membuat laporannya ke pihak kecamatan kaitan kondisi sang kades yang sudah tidak lagi produktif itu, konstalasi pemerintahan desa dianggap masih belum ada masalah. "Ada beberapa desa kadesnya sudah sakit-sakitan, masalahnya gak ada laporan dari masyarakat dan BPD-nya, jadi ya dianggap masih mampu saja mungkin menjalankan pemerintahan desa," ujarnya.
Hidayat menambahkan, BPD bisa saja mengajukan laporan dari masyarakat ke kecamatan hingga bupati soal kondisi medis sang kades. Menurutnya bisa saja diberhentikan, karena sudah diatur dalam undang-undang.
Apalagi kades dengan kondisi sakit parah, tanda tangannya rawan dipalsukan dan dimanipulasi. Persoalannya, BPD sejauh ini perannya masih belum sejauh itu, padahal regulasi dan undang-undang sudah jelas. "BPD ya harus proaktif sebenarnya, masyarakat melapor ke BPD. Jika Camat tak mampu, lapor bupati," Ucap Hidayat.
Peran BPD sebut Hidayat, bukan sebatas wakil masyarakat, tapi bisa leluasa mengajukan pengangkatan, pemberhentian, meroses pengunduran diri kades, termasuk saat kondisi kesehatan kades kurang baik. Namun sejauh ini meskipun diketahuinya ada beberapa kades yang sakit dan tidak normal beraktivitas, BPMPD belum pernah menerima laporan maupun pengajuannya.
Dengan kata lain sebut Hidayat, berarti BPD kesannya masih menganggap pemerintahan desa masih kondusif dan berjalan normal dan menganggap kades masih mampu menjalankan roda pemerintahan. "BPD itu leluasa sebenarnya, karena lembaga ini yang mengajukan pengangkatan, pemberhentian, mengeluarkan SK Panitia Pilkades dan lainnya," pungkasnya. (rud)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template