Jembatan Kayu Membahayakan - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Jembatan Kayu Membahayakan

Jembatan Kayu Membahayakan

Written By Mang Raka on Selasa, 17 Januari 2017 | 18.11.00

-Penghubung Warga Banyusari dan Jatisari

KARAWANG, RAKA - Jembatan penghubung Kecamatan Banyusari-Jatisari sampai saat ini masih menggunakan kayu. Kondisi tersebut dikeluhkan oleh warga sekitar, karena jembatan sangat penting untuk mobilitas masyarakat.
"Jalannya masih pakai kayu, kami minta pemerintah mengalokasikan anggaran untuk perbaikan jembatan ini. Agar bisa dibuat jembatan permanen," ujar Kepala Desa Gembongan, Iding Suhardi.
Dia menyampaikan, jembatan yang panjangnya sekitar 100 meter itu, sangat dibutuhkan oleh warga Banyusari maupun warga Jatisari. Selain memperdekat jarak, roda perekonomian masyarakat juga sangat tergantung pada jembatan tersebut. "Sangat dibutuhkan yah. Kami sudah koordinasi dengan Kades Pacing. Karena berbatasan dengan Desa Pacing, Jatisari," ujarnya.
Kepala Desa Pacing, Wawan Zaelani, juga mendesak kepada pemerintah daerah untuk segera membagun jembatan permanen. Pasalnya banyak warga Pacing yang sering melintasi jembatan tersebut. "Ini akses jalan utama penghubung Desa Pacing, Jatisari dan Desa Gembongan, Banyusari. Apalagi mereka yang buka warung, kalau belanja lebih dekat ke Banyusari," ujarnya.
Belum lagi aktivitas warga banyak juga yang sekolah ke daerah Banyusari, selain sekolah di daerah Cikalongsari, Jatisari. Oleh karenanya, jika jembatan dibangun secara permanen, maka tidak ada rasa kehawatiran saat warga melintasi jalan tersebut. Terlebih jika anak-anak yang melintas. "Ini sangat penting. Untuk peningkatan pertanian juga. Karena kalau jembatannya dicor, minimal motor akan lebih mudah untuk melintas," ujarnya.
Lebih lanjut dia menyampaikan, Pemerintahan Desa Pacing dan Desa Gembongan sudah melayangkan proposal pengajuan ke Dinas Bina Marga dan Pengairanm yang sekarang berubah nama menjadi Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). "Kami harap dinas terkait bisa mengalokasikan anggaran, dan merealisasikan pembangunan jembatan. Karena proposalnya sudah kami layangkan," ujarnya.
Sementara Ketua Komisi C DPRD Karawang, Elievia Khrissiana, ST, sudah melakukan pemantauan ke lapangan saat reses beberapa minggu lalu. Dia juga mengaku akan memperjuangkan aspirasi yang disampaikan masyarakat Jatisari dan Banyusari. (zie)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template