Ikan Hiu Dijual Bebas di Sungaibuntu - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » , » Ikan Hiu Dijual Bebas di Sungaibuntu

Ikan Hiu Dijual Bebas di Sungaibuntu

Written By Mang Raka on Senin, 16 Januari 2017 | 19.32.00

PEDES, RAKA - Keberadaan ikan hiu di laut utara Karawang ternyata menjadi komoditi tersendiri. Meski Kementerian Kelautan dan Perikanan sudah menerbitkan larangan untuk penangkapan ikan hiu melalui Peraturan Menteri Nomor 59 Tahun 2014, masih banyak nelayan yang menangkap dan memperjualbelikan ikan hiu berbagai jenis, ke pengepul di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Sungaibuntu, Kecamatan Pedes.
Berdasarkan pantauan Radar Karawang, ada beberapa ikan hiu yang dikuliti setengah dijemur di tempat pelelangan. Ada juga hiu sirip hitam yang disimpan dalam bakul, agar terlihat oleh calon pembeli.
Seorang pedagang di TPI sungaibuntu, Nanda (30) mengatakan, dalam sehari bisa menjual hingga 50 kilogram ikan hiu. Setiap kilogramnya dijual Rp 35 ribu. Jika ditotal, maka pedagang berperawakan kurus itu bisa mengantongi Rp 1.750.000.
Namun, keuntungan menggiurkan itu tidak bisa diperolehnya setiap hari. Karena ikan predator itu bukan tangkapan utama para nelayan. "Kalau lagi kosong, ya tidak ada sama sekali," kata dia kepada Radar Karawang, Minggu (15/1) kemarin.
Pria yang sejak tahun 2005 berdagang ikan ini mengakui, hiu diperoleh dari nelayan yang biasa bersandar di TPI Sungaibuntu. Ikan-ikan hiu selanjutnya dijual kepada pelanggannya, yang sebagian besar berasal dari restoran dan katering. "Biasanya dikonsumsi oleh orang China, dengan makanan khas shasimi (makanan laut yang langsung dimakan dalam keadaan mentah)," ujarnya.
Ia melanjutkan, ikan hiu dijual bebas di TPI Sungaibuntu. Pasalnya, kemarin pagi tetangganya yang juga berjualan di sekitar TPI Sungaibuntu, mendapatkan hiu yongbun (hiu pari) dari nelayan, beratnya kisaran 25 kilogram dengan harga Rp 1,8 juta. "Nelayan tidak sengaja menangkap ikan hiu, hanya saja kebetulan nyangkut dijaring nelayan," ujarnya.
Ditanya soal larangan menjual hiu, Nanda mengaku sudah mengetahui hal itu sejak awal berdagang. Tapi, sanksi yang diberikan tidak berat. "Lebih parah sanksinya bagi perusak ekosistem alam," tuturnya.
Ketua Koperasi Unit Desa (KUD) TPI Sungaibuntu, Slamet Sonjaya membenarkan ikan hiu dijual bebas di TPI Sungaibuntu. "Iya benar, setiap hari ada penjualan ikan hiu," ujarnya, Jumat (13/1) lalu. (mg3)

Lokasi Penjualan Hiu
TPI Sungaibuntu

Jenis Hiu
-Hiu sirip hitam
-Hiu pari

Harga per kilogram
Rp 35 ribu

Transaksi terakhir
15 Januari 2017
-Hiu pari 25 kilogram dijual Rp 1,8 juta
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template