Hari Pertama Sekolah, Banyak Siswa Kesiangan - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » , » Hari Pertama Sekolah, Banyak Siswa Kesiangan

Hari Pertama Sekolah, Banyak Siswa Kesiangan

Written By Mang Raka on Selasa, 10 Januari 2017 | 18.16.00

CIKAMPEK, RAKA - Terbiasa bangun siang saat liburan sekolah, ternyata belum hilang hingga hari pertama sekolah. Berdasarkan pantauan Radar Karawang di SMKN 1 Cikampek, sebanyak 200 siswa diberi sanksi gara-gara telat upacara bendera, Senin (9/1) kemarin.
Sanksi yang diberikan sekolah di Jalan Sukamanah Timur, Desa Cikampek Barat, Kecamatan Cikampek, itu cukup positif. Mereka harus mengikuti upacara bendera susulan.
Mulai dari pemimpin upacara hingga paduan suara, diambil dari para siswa yang terlambat. Sontak saja, upacara terlihat tidak sempurna. Maklum, dari sekian ratus siswa tersebut, tidak satupun yang terbiasa menjadi petugas upacara. Senyum lucu juga sesekali terlihat dari peserta upacara, ketika komando sang pemimpin upacara yang terdengar tidak biasa.
Siswa yang kesiangan, Rangga Purwana P (18) kelas XII jurusan Otomotif mengatakan, selama liburan sekolah selalu bergadang. Kebiasaan itu ternyata belum bisa hilang hingga malam Senin. Selain itu, dia menganggap kegiatan belajar mengajar belum efektif saat hari pertama sekolah. "Saya tahu hari ini masuk sekolah, tapi akibat gak bawa motor jadi kesiangan," ujarnya kepada Radar Karawang.
Ia melanjutkan, teman satu sekolah yang rencananya akan berangkat bersama, juga datang terlambat. "Saya nyesel, dan malu gak bisa beri contoh yang baik," ucapnya
Lain lagi dengan Eki Subaja (18) kelas XII jurusan Teknik Kendaraan Ringan (TKR) 2. Ia beralasan terlambat sekolah gara-gara macet. "Saya juga semalam bergadang, jadi bangunnya kesiangan," ucapnya.
Sama halnya dengan M Fiqri (18) kelas XII jurusan TKR 1. Terlambat masuk sekolah gara-gara belum bisa menghilangkan kebiasaan bergadang. "Saya nyesel udah kesiangan. Malu. Saya akan perbaiki untuk kedepannya," ucapnya.
Sedangkan Asyari (18) siswa kelas XII TKR 2 mengaku sangat menyesali hari pertama masuk sekolah yang seharusnya semangat, justru kesiangan. "Saya menyesal sudah tidak memberikan contoh yang tidak baik terhadap adik kelas. Kesiangan akibat bergadang, karena kebiasaan di waktu libur," ucapnya.
Wakil Kepala SMKN 1 Cikampek Bidang Kesiswaan, Rosli S.Pd mengatakan, sanksi perlu diberikan agar anak didiknya lebih disiplin, dalam menunaikan kewajibannya sebagai pelajar. "Sebagai sanksinya murid-murid yang terlambat, harus mengikuti upacara ulang agar lebih disiplin lagi," ujarnya.
Rosli menjelaskan, jika sekolah tidak memberikan sanksi kepada siswa yang terlambat, bagaimana nasib bangsa kedepan. Ia berharap anak didiknya dapat lebih baik lagi dalam melakukan hal apapun. Karena sebagai generasi muda perlu menumbuhkan jiwa dan sikap nasionalis. "Mental dan fisik anak-anak harus kuat, agar bisa lebih baik kelak mereka lulus nanti. Supaya dapat diterima masyarakat," ucapnya.
Berbeda halnya di SMAN 3 Karawang, para peserta didik terlihat melakukan kegiatan bersih-bersih lingkungan sekolah.
Bidang Kesiswaan SMAN 3 Karawang Barat, Iwan Rojali S.Pd menyampaikan, semua siswa disarankan untuk melaksanakan kegiatan bersih-bersih di setiap lingkungan, dan halaman kelasnya masing-masing. "Setelah bersih-bersih, ada yang langsung kegiatan belajar mengajar (KBM), dan ada yang melaksanakan pembersihan terus di sekolah. Tergantung dari guru atau wali kelasnya masing-masing," katanya.
Sedangkan di SMAN 1 Lemahabang, pihak sekolah memberikan hadiah siswa yang juara kelas dalam semester 1 sebelum libur kemarin.
Hadiahnya memang tidak seberapa, hanya berupa seperangkat alat tulis yang diserahkan di sela-sela upacara hari Senin. Guru SMAN 1 Lemahabang Jaja Jalaludin mengatakan, hari pertama masuk SMA, baik siswa maupun guru masuk dengan normal, meskipun di tengah peralihan kewenangan SMA/SMK tahun ini oleh Provinsi Jawa Barat. "Masuk dengan normal dan kita rapat informasi peralihan SMA di hari pertama sekolah ini," ujar guru mata pelajaran sejarah tersebut. (mg2/yna/rud)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template