Gudang Miras di Cilamaya Digrebek - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Gudang Miras di Cilamaya Digrebek

Gudang Miras di Cilamaya Digrebek

Written By Mang Raka on Senin, 30 Januari 2017 | 12.30.00

*Polisi Temukan 56 Jerigen Ciu

CILAMAYA WETAN, RAKA - Kendati razia dilakukan secara rutin namun penyebaran minuman keras (miras) di Cilamaya Wetan masih tetap berlangsung. Sejumlah kasus terakhir yang menewaskan dua pemuda asal Rawagempol Wetan yang diakibatkan menenggak miras nampaknya belum membuat oknum penjual miras jera.

Kekeraskepalaan penjual miras memicu aksi tegas aparat Kepolisian Sabtu (29/1) sekitar pukul 21.00-23.00 wib, menggelar razia dan langsung dipimpin Kapolsek Cilamaya
AKP Dadang Gunawan. Hasilnya, petugas berhasil menyita puluhan jerigen miras jenis Ciu dan dua mesin alat judi Jackpot di sekitaan Desa Tegalwaru.
Kapolsek usai operasi mengatakan, pihaknya bersama tujuh personil aparat kepolisian telah melakukan penyitaan minuman jenis Ciu atau alkohol hasil sulingan di salah satu rumah kosong Dusun Tegalwaru RT 05/02 Desa Tegalwaru pada Sabtu malam. Pemilik puluhan miras Ciu tesebut diduga bernama Udin alias Dogol (55), sayangnya saat digrebek, pemiliknya melarikan diri, namun pihaknya berhasil menyita sejumlah miras didalam rumah kosong tersebut, termasuk diantaranya 2 unit alat mesin judi Jackpot. "Pemilik rumah kosongnya melarikan diri, tapi kita amankan sejumlah barang bukti miras jenis ciu dan 2 alat mesin judi," ungkapnya.
Dadang menyebut, barang bukti yang disita pihaknya antara lain 26  Jerigen isi ciu 40 liter, 30 puluh jerigen kosong bekas ciu dan 2 buah alat mesin judi jackpot. Dalam melakukan penyitaan tersebut sambungnya, disaksikan langsung Rt setempat. "Penyitaan itu disaksikan langsung RT setempat, " Ujarnya.
Kades Tegalwaru, Aruji Atmaja mengungkapkan, pemerintah desa mengapresiasi atas razia miras di wilayahnya, dan diharapkan memang desanya bebas dari penjual-penjual miras dan narkoba. Meski demikian, ia ingatkan bahwa ada titik lainnya yang kiranya bisa disentuh aparat Kepolisian yaitu di perbatasan Wajim Desa Tegalsari- Tegalwaru pemilik berinisial HRS, karena kesannya, tidak ada yang bisa menutup gudang minuman tersebut, baik pol pp,dari kepolisian atau pun Ormas islam sekalipun. Dirinya mengaku heran, sebab gudang-gudang miras lainnya, masih jarang disentuh karena konon punya beking Jenderal, dirinya menantang aparat untuk lebih berani menutupnya. "Silahkan pihak berwenang menutup yang lainnya kalau berani, jangan pedulikan beking Jenderal atau oknum Preman sekalipun, menumpas jangan setengah-setengah," sarannya.
Sebelumnya, dikabarkan, dua pemuda asal Desa Rawagempol Kulon meninggal dunia setelah menenggak miras oplosan yang dibelinya di salah satu toko di desa tersebut. Kedua pemuda tersebut, ditemukan sudah dalam keadaan tergeletak dibelakang bengkel milik H. Awang, satu diantaranya meninggal saat diperjalanan ke RSUD. Kaur Trantib Desa Rawagempol Kulon, Wardi mengatakan, atas kejadian yang menimpa pemuda di desanya, ia meminta ketegasan aparat agar peredaran miras dan penjualnya di tumpas habis.
"Mohon dengan sangat kepada Aparat agar membasmi habis penjual-penjual miras di Desa kami," ungkapnya. (rud)

Berbagi Artikel :
 
Support by : Admin Mang RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template