Full Day School Masih Dikaji - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Full Day School Masih Dikaji

Full Day School Masih Dikaji

Written By Mang Raka on Senin, 30 Januari 2017 | 15.00.00

KARAWANG, RAKA - Bupati Karawang Cellica Nurachadiana mengaku belum bisa melaksanakan masih program  Full Day School di Karawang. Sebab, jika diterapkan akan berdampak terhadap sekolah sekolah berbasis agama seperti MDA dan DTA.

"Jujur saya setuju  program Full Day dilaksanakan di Karawang namun program  ini bisa bersinggungan dengan sekolah agama. Makanya kita masih melakukan kajian untuk mencari solusinya," kata Cellica, Minggu (29/1).
Menurut Cellica dirinya sangat setuju jika semua sekolah di Karawang menerapkan program Full Day School. Alasannya waktu untuk istirahat bagi siswa akan lebih banyak dan juga bisa berkumpul dengan keluarga lebih lama lagi. "libur dua hari Sabtu dan Minggu cukup efektif untuk istirahat atau berkumpul dengan keluarga sehingga keketika Senin masuk sekolah kondisinya sudah bugar kembali," katanya.
Cellica mengatakan siswa jangan hanya dijejali dengan urusan akademis saja tapi juga harus dipikirkan faktor psikologisnya. Waktu untuk bersama keluarga  dan beristirahat lebih lama akan membuat psikologis siswa lebih baik lagi.
Pemerintah daerah, lanjut Cellica tentunya akan tetap memperhatikan MDA dan DTA agar bisa berjalan selaras dengan sekolah umum. Persoalannya hanya masalah waktu sekolah antara sekolah umum dan sekolah agama yang berbeda. "Biasanya siswa itu sekolah agama setelah pulang dari sekolah umum baik pagi atau siang. Tapi kalau program ini dilaksanakan siswa kan sekolah sejak pagi hingga sore ini yang jadi masalah," katanya.
Sebelumnya Wakil Ketua DPRD Sri Rahayu Agustina meminta bupati Cellica mengevaluasi kembali kebijakan Full Day School di Karawang. Alasannya jika kebijakan itu dilaksanakan akan berdampak kepada sekolah agama yang tersebar diseluruh Karawang. Apalagi Pemkab Karawang sudah membuat regulasi untuk mengembangkan DTA dan MDA dengan terbitnya Perda No. 7 Tahun 2011 tentang wajib diniyah di bagi siswa sekolah. "Kalau program ini dilaksanakan menabrak aturan yang dibuatnya sendiri," kata Sri. (ops)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template