Dana Sertifikasi Diutang - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » , » Dana Sertifikasi Diutang

Dana Sertifikasi Diutang

Written By Mang Raka on Kamis, 05 Januari 2017 | 19.02.00

-Guru Madrasah Ngeluh

KARAWANG, RAKA - Ratusan guru madrasah ibtidaiyah, madrasah tsanawiyah madrasah aliyah, serta raudhatul athfal yang sudah lolos sertifikasi sejak 2013, 2014 dan 2015, mengeluhkan dana sertifikasi yang masih belum diterima penuh untuk periode tahun-tahun sebelumnya.
Seorang guru madrasah ibtidaiyah yang meminta tidak disebutkan identitasnya mengaku, dirinya lolos sertifikasi tahun 2014 dan mulai menerima uang sertifikasi tahun 2015. Namun hingga kini, baru lima bulan saja yang dibayar. Sementara 7 bulan sisanya, hingga kini belum dibayar.
Pria berbadan gempal ini mengaku, hal ini bukan dialami dirinya saja, tapi oleh semua guru yang memperoleh sertifikasi seangkatannya. "Januari sampai Mei 2015 dibayar pada bulan Desember 2015. Tapi bulan Juni sampai Desember tahun 2015 belum dibayar sampai sekarang," ujarnya seraya menyebutkan, peserta PLPG seangkatannya tahun 2014 jumlahnya lebih 200 orang.
Meski begitu, dirinya mengaku, untuk tahun 2016 sudah dibayar lunas semuanya. Per bulannya para guru madrasah bersertifikasi itu mendapatkan jatah Rp 1,5 juta. "Tahun 2016 dibayar semua, tiga bulan sekali. Harapan kita sih dibayarkan tiap bulan. Khusus untuk tahun 2015 yang 7 bulan kami berharap segera dilunasi karena kami sangat berharap bisa diselesaikan," ujarnya.
Salah seorang pengawas di lingkungan Kemenag Karawang juga mengakui, hampir setiap tahun ada saja bulan-bulan yang macet dan belum dibayarkan sampai tahun ini. Guru yang lulus sertifikasi ditahun 2013 misalnya, hak yang tidak dicairkan tahun 2014 sebanyak 3 bulan.
Begitupun guru yang lulus sertifikasi tahun 2014, saat pencairannya pada tahun 2015 tujuh bulan belum dibayarkan sampai saat ini.
Sementara tambahnya, guru lulusan sertifikasi tahun 2015, sampai akhir tahun 2016 atau 12 bulan, belum jelas kapan haknya akan dicairkan. Dia mengaku prihatin atas keluhan guru-guru madrasah non PNS ini. Walaupun sudah lewat tahun, dia berharap hak mereka tetap bisa dibayarkan.
Saat dihubungi, Kepala Kemenag H Sopian mengatakan, persoalan ini diakuinya membuatnya bolak-balik ke Komisi IX DPR RI dan Kementerian Agama di Jakarta, karena dana sertifikasi setiap tahun ini selalu saja tidak dibayarkan full.
Padahal, setiap tahun pihaknya selalu dimintai data terhutang sertifikasi yang belum dibayarkan dari pusat. Sopian menjelaskan, pihaknya selalu menyisir dan mendata untuk kemudian dilaporkan jumlah berapa yang terhutang ke pusat, namun rencana dengan DIPA yang muncul memang tidak sesuai yang diharapkan.
Menurut Sopian, bukan saja di Jawa Barat, tetapi juga di provinsi lainnya. Dikatakannya pula, persoalan ini bukan hanya persoalan Karawang, tetapi juga hampir semua kabupaten di Jawa Barat. Yang 2014 misalnya, di Karawang Guru madrasah belum menerima 3 bulan sertifikasinya, di kabupaten lain malahan lebih parah ada yang sampai 9 bulan lebih.
Sementara untuk tahun 2016, diakui Sopian, memang sertifikasi bagi guru yang lulus di tahun 2015 belum ada, karena nomor register (NRG) baru keluar tahun 2017 ini. Sehingga, dananya baru akan dikeluarkan tahun ini. "Betul memang kasihan guru yang seharusnya mendapat hak sertifikasi ini, setiap tahun ada yang terhutang belum dibayarkan, karena memang di pusatnya juga belum ada kejelasan," ujarnya.
Soal kabar yang beredar di kalangan para guru yang menyebutkan di kabupaten lain seperti Cirebon sudah cair semua, menurut Sopian, itu hanya rumor saja. Di Bekasi misalnya, pencairan sertifikasi di Kabupaten Karawang disebut-sebut mulus, padahal kenyataannya juga tersendat.
Karenanya, pihaknnya bersama Persatuan Guru Madrasah (PGM) tengah berupaya bagaimana agar hak sertifikasi ini bisa turun segera ke guru-guru madrasah. Soal kapan pencairan sertifikasi yang belum dibayar sebut Sopian, merupakan kewenangan pejabat eselon 1 di pusat bagaimana mengatasi persoalan ini. (rud)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template