Bawa Gergaji, Tawuran, Ditangkap Polisi - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » , » Bawa Gergaji, Tawuran, Ditangkap Polisi

Bawa Gergaji, Tawuran, Ditangkap Polisi

Written By Mang Raka on Selasa, 31 Januari 2017 | 12.00.00

-Pelajar Saling Serang di Fly Over Karawang

KARAWANG, RAKA - Aksi tawuran yang dilakukan para pelajar semakin mengkhawatirkan. Jika dulu hanya menggunakan batu, kini senjata tajam berupa gergaji es dan samurai menjadi alat yang biasa mereka bawa.
Buktinya, saat dua kelompok pelajar SMK Bina Karya dan SMK Taruna Karya 1 saling serang di sekitar fly over Karawang Barat, Senin (30/1) siang. Di lokasi kejadian terlihat gergaji es dan samurai, serta 13 motor milik pelajar.
Warga setempat Mahmud mengatakan, tawuran sempat membuat arus lalu lintas di sekitar Jalan Ahmad Yani, tepatnya di depan Hotel Swiss Belinn mengalami kemacetan. Akibatnya, warga sekitar bersama satpam hotel tersebut meminta pelajar untuk menghentikan aksinya. Namun, pelajar yang tengah emosi itu tidak mempedulikan warga.
Aksi tawuran malah melebar hingga ke daerah rel kereta api Gempol yang posisinya di bawah fly over. "Kami sudah berupaya untuk mencegah dan melerai tawuran tersebut. Namun tawuran semakin beringas," kata Mahmud.
Saat tawuran berlangsung, lanjutnya, batu dan potongan bambu beterbangan di sekitar fly over. Sebab, masing-masing kelompok berupaya untuk melukai musuhnya. Selain itu, beberapa pelajar juga terlihat membawa senjata tajam berupa ikat pinggang yang di bagian ujungnya ada gir sepeda motor atau sepeda, gergaji es dan samurai. “Anak sekarang susah diaturnya, karena masalah sederhana sudah tawuran. Bukannya belajar dengan baik dan membahagiakan orangtuanya, ini malah menambah beban kedua orangtuanya dan sekolah,” keluh Mahmud.
Tawuran tersebut akhirnya berhasil dibubarkan setelah aparat Polsek Karawang Kota turun tangan. Aparat kepolisian menangkap dua siswa SMK Bina Karya, yaitu berinisial AT (16) dan SN (16), warga Rengasbandung, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi. "Kami masih memberikan kesempatan kepada orangtua dan gurunya untuk membina mereka. Jika nanti kembali terjaring saat tawuran, tentu akan mendapat sanksi tegas," kata Kapolsek Karawang Kota Kompol Iwan Ridwan Saleh melalui Kanit Reskrim Iptu Yoga Prayoga kepada wartawan.
Kepada wartawan AT mengaku, aksi tawuran terjadi karena inisiatif para seniornya, terutama alumni. Mereka diminta untuk menyerang siswa SMK Taruna Karya 1. "Tawuran ini sama sekali tidak direncanakan. Karena ini terjadi saat kami nongkrong di warung. Tiba-tiba senior dan beberapa alumni meminta kami untuk menyerang SMK TK 1," ujarnya polos. (ops)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template