Ban Masuk Lubang, Truk Bermuatan Barang Bekas Terguling - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » , » Ban Masuk Lubang, Truk Bermuatan Barang Bekas Terguling

Ban Masuk Lubang, Truk Bermuatan Barang Bekas Terguling

Written By Mang Raka on Selasa, 10 Januari 2017 | 18.16.00

KLARI, RAKA - Akibat buruknya infrastruktur jalan di sepanjang Jalan Raya Kopel, Kecamatan Klari, membuat truk bernopol T 9123 DE bermuatan besi bekas terguling, Senin (9/1) sekitar pukul 15.00 WIB.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, Doni sang sopir truk beserta Icang, kernetnya selamat dari kejadian itu. Sementara kondisi truk yang melintang di tengah jalan, memicu kemacetan parah hingga 1 kilometer.
Berdasarkan informasi yang dihimpun Radar Karawang, truk nahas itu menjadi kendaraan keempat yang terguling akibat jalan berlubang hingga kedalaman 60 centimeter, berdiameter seukuran ban truk. "Mobil oleng pas mulai melintasi jalan berlubang di Kopel. Padahal kecepatan masih dibawah standar hanya 15 (kilometer per jam) saja. Tapi ban yang terjepit lubang jadi terpental terjungkil," tutur Doni kepada Radar Karawang.
Ia melanjutkan, rencananya besi bekas yang dibawanya dari Purwasari akan dikirim ke Tanjungpura. Namun, sesampainya di Jalan Raya Kopel, tiba-tiba dari belakang ada sebuah kendaraan yang mendahului. Karena kaget, tiba-tiba saja roda depan di bagian kiri truk terjepit lubang, hingga terpental dan terguling. "Awalnya, pas kerasa oleng mobilnya saya mencoba untuk mengarahkan ke arah bagian kiri, cuma pas ada motor dari belakang mendahului roda depan masuk ke lubang. Langsung stir sulit terkontrol," katanya.
Meski tidak mengalami luka parah, ia mengaku peristiwa ini merupakan pertama kali dialaminya selama puluhan tahun mengendarai mobil. "Alhamdulillah saya dan teman saya selamat. Cuma barang muatan aja yang berserakan," ucapnya.
Sementara itu, saksi mata, Taupik yang berprofesi sebagai tukang parkir di pertigaan Kopel mengungkapkan, selama sebulan banyak truk terguling di tempat yang sama. "Walaupun selama 4 kali truk terguling dalam sebulan ini, tidak ada yang meninggal. Tapi ini sangat bahaya, bisa saja untuk korban kesekiannya malah mengudang maut," cetusnya.
Ia melanjutkan, seharusnya Pemerintah Kabupaten Karawang membuka mata dengan buruknya infrastruktur jalan. "Jangan diam saja, sudah seharusnya perlintasan Kopel diperbaiki," katanya.
Petugas Polsek Klari, Ipda Tarjono mengatakan, akibat truk bermuatan besi bekas terguling dengan posisi melintang, menimbulkan kemacetan hingga Kosambi. Sementara kerugian yang dialami korban hanya material saja. "Untuk pengendara keduanya selamat. Cuma kerugian untuk sementara waktu hanya barang bawaannya," pungkasnya. (ian)  

Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template