2 Pemuda Cilamaya Tewas Setelah Tenggak Miras - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » 2 Pemuda Cilamaya Tewas Setelah Tenggak Miras

2 Pemuda Cilamaya Tewas Setelah Tenggak Miras

Written By ayah satria on Jumat, 27 Januari 2017 | 17.03.00

CILAMAYA WETAN, RAKA - Minuman setan kembali merenggut nyawa. Kali ini dua pemuda asal Desa Rawagempol Kulon, Kecamatan Cilamaya Wetan, tewas setelah pesta minuman keras oplosan bersama tiga orang lainnya di belakang bengkel motor H Awang, tidak jauh dari tempat penjualan miras, Rawagempol Kulon, Kamis (26/1) kemarin.
Keduanya ditemukan oleh Kepala Dusun Tumaritis, Walim dan Casedang. Nanang Alias Gopa (27) tewas di lokasi, sedangkan Husen bin Saban (25) dibawa ke RSUD, namun meninggal dalam perjalanan.
Kaur Trantib Desa Rawagempol Kulon, Wardi Toyib membenarkan dua orang pemuda asal Rawagempol Kulon tewas setelah menenggak miras oplosan.
Kejadiannya terjadi sekitar pukul 15.00 WIB. Lokasi pesta miras anak-anak muda tersebut, tak jauh dari toko penjual mirasnya, tepatnya di belakang bengkel service motor milik H Awang. "Minuman yang dioplos sedang diselidiki, karena saksi-saksi ketakutan setelah dua temannya meninggal dunia," ungkapnya kepada Radar Karawang.
Ia meminta ketegasan aparat agar pedagang miras di desanya segera ditumpas. Utamanya penjual miras berinisial NRD dan DSM. "Dua orang jadi korban miras oplosan pada Kamis sore, kami mohon dengan hormat pedagang minuman yang ada dirakul agar dibasmi," ujarnya.
Sekdes Rawagempol Kulon, Maman mengatakan, lima pemabuk tersebut pesta miras sekitar pukul 15.00 WIB. Dua diantaranya kritis. Satu meninggal di tempat, satu lainnya tewas dalam perjalanan menuju RSUD. "Baru dipulangkan ke rumah keluarganya," ujarnya.
Ia melanjutkan, Nanang adalah pemuda RT 25/08 dan Husen warga RT 08/03 Desa Rawagempol Kulon. "Gak tahu yang dioplos apanya. Dari 5 orang, 2 diantaranya meninggal dunia," ungkapnya.
Kapolsek Cilamaya Kompol Dadang Gunawan menduga korban menenggak miras sehari sebelumnya. Sebab, korban yang diduga menenggak minuman oplosan ini, sempat pulang dulu ke rumah masing-masing. Kemudian sehari setelah di rumah, kedua korban ditemukan meninggal di luar rumah.
Pihaknya sambung Dadang, sudah mendatangi TKP sekaligus mengamankan sejumlah barang bukti. Juga meminta surat pernyataan dari keluarga tentang keberatan dilakukan otopsi, dan diketahui oleh pejabat desa setempat. "Diduga menenggak miras oplosan sehari sebelumnya, karena sebelumnya sempat pulang dulu ke rumah masing-masing," pungkasnya. (rud)
Berbagi Artikel :

1 komentar:

  1. ya akhirnya 2 manusia bodoh mati.setidaknya penduduk indonesia berkurang 2 orang

    BalasHapus

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template