Warga Ancam Rusak Kendaraan Perusahaan - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Warga Ancam Rusak Kendaraan Perusahaan

Warga Ancam Rusak Kendaraan Perusahaan

Written By Mang Raka on Kamis, 08 Desember 2016 | 17.00.00

-Kesal Jalan Jelek tak Juga Dibenahi

CILAMAYA KULON, RAKA- Masyarakat Desa Pasirukem Kecamatan Cilamaya Kulon tak bisa menahan kekecewaannya terhadap kondisi jalan di sepanjang jalur Pasirukem-Tegalurung yang dibiarkan rusak. Mereka melakukan aksi penanaman 5 pohon pisang Rabu 7/12. Selain sebagai bentuk sindirian, upaya ini juga untuk menghindari warga dari kecelakaan akibat jalan berlubang.
Kades Pasirukem Sehu Supomo mengetahui bahwa penanaman pohon pisang di tengah jalanan berlubang itu sejak Selasa malam (7/12). Akan tetapi ia mengaku tidak tahu siapa saja yang melakukan. Selain penanaman pohon pisan, warga juga menulis ancaman agar kendaraan-kendaraan Samator Gas dan mobil besar lainnya tidak melintas. Jika tetap menerobos siap-siap mobil mereka akan dirusak. Baginya, hal tersebut tak lain merupakan luapan kekecewaan verbal masyarakat yang bisa dimaklumi. Apalagi kondisi jalanan rusak parah ini belum mendapatkan sentuhan Dinas Bina Marga. "Ya begitulah ekspresi dari masyarakat, kita maklumi karena selama ini Dinas Bina Marga tutup mata," kesal dia.
Lebih jauh Sehu menegaskan, Pertamina EP sudah komitmen membangun jalan setiap tahun 500 meter dengan anggaran Rp 1 milyar. Saat ini sudah direalisasikan di bagian selatan 300 meter dan di utara 200 meter. Hanya memang yang jalanan rusak ditanami pohon pisang itu belum masuk tahun ini. Tetapi tandasnya, Samator Gas sudah memberikan kabar juga akan langsung melaksanakan pengerasan dengan bebatuan di lokasi yang berlubang tersebut.
Sebenarnya, Pertamina EP sudah koperatif dalam komitmennya membangun jalan. Hanya saja Dinas Bina Marga tutup mata atas persoalan ini. Padahal Bagi Hasil Migas dari Pertamina yang masuk ke Kas Daerah jumlahnya ratusan miliar. Namun pembangunan jalanan akses utama saja Pasirukem-Tegalurung tak pernah disentuh dan justru malah meminta penanganan dari Pertamina. "Kalau Pertamina kan sudah koperatif komitmen 500 meter setiap tahun tanpa mengajukan juga cepat dan bagus, kalau Dinas Bina Marga? Gak pernah melirik," kecewa dia.
Karenanya sambung Sehu, ia meminta masyarakat Pasirukem bersabar, begitupun Samator Gas supaya cepat melakukan pengerasan. Pihaknya sebut Sehu, siap amankan lokasi jalanan yang ditanam pisang tersebut dengan mengerahkan Linmas dan perangkat desa lainnya. Andaikata sampai berujung pengrusakan. "Samator sudah siap melakukan pengerasan jalan, wajar karena kendaraannya kan tiap hari lewatnya, masyarakat saya harap bersabar," kata dia.
Kasie Trantib Cilamaya Kulon, Acep Karimullah mengatakan, jalanan tersebut memang rusak sejak lama. Masyarakat kecewa pada Samator Gas, karena kendaraannya setiap hari melintas dan memperparah kerusakan jalan. Tapi sebut Acep, masyarakat juga perlu tahu, bahwa jika kendaraan Samator bermuatan limbah gas terlalu lama tidak segera sampai, bisa berdampak pada lingkungan. Karenanya, ia berharap Samator segera melakukan pengerasan dan meredam kekecewaan masyarakat, karena untuk Pertamina EP sudah merealisasikan jalan 500 meter tahun ini dengan betonisasi. "Kalau Pertamina sudah baik dengan betonisasi 500 meter tahun ini, sisanya Samator juga diharapkan bisa ada sumbangsihnya," kata dia. (rud)
Berbagi Artikel :

1 komentar:

  1. Sangat setuju,... bila perlu di bakar,...karna merugikan masyrkat sekitar

    BalasHapus

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template