Tolong Bu Cellica..Saya Miskin, Butuh Pengobatan - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » , » Tolong Bu Cellica..Saya Miskin, Butuh Pengobatan

Tolong Bu Cellica..Saya Miskin, Butuh Pengobatan

Written By Mang Raka on Jumat, 16 Desember 2016 | 17.00.00

Kanker Perut Ancam Nyawa Karyati

JATISARI, RAKA - Ditinggal mati suaminya 12 tahun yang lalu, membuat kehidupan Karyati (49), warga Dusun Telar RT 002/RW 001, Desa Telarsari, Kecamatan Jatisari, kelimpungan. Terlebih saat ini kondisi kesehatan janda dua anak itu semakin memburuk. Perutnya membesar. Berkali-kali berobat, tidak membuatnya lebih baik.
Kini, dia hanya bisa terbaring di kamarnya. Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, Karyati mengandalkan belas kasihan para tetangga. Sedangkan kedua anaknya harus terpisah. Anak perempuannya tinggal bersama saudaranya di Bogor. Sementara si bungsu masih duduk di bangku sekolah dasar, menemani masa-masa sulit Karyati.
Karyati (49) mengatakan, penyakit yang dideritanya berawal dari rasa sakit yang ia rasakan setelah haid. Dirinya kemudian pergi ke tukang urut. Namun rasa sakit di perutnya semakin menjadi-jadi. Ia akhirnya diperiksa di Rumah Sakit Izza Cikampek. Hasilnya, dokter menyarankan agar Karyati tidak banyak berpikir, karena bisa memperburuk kondisi kesehatan. "Saya punya anak kecil, jadi gak mikirin gimana. Itu yang buat pusing saya," ucapnya kepada Radar Karawang, Kamis (15/12) kemarin.
Selang beberapa waktu kemudian, Karyati memutuskan berobat ke Rumah Sakit Siloam Purwakarta. Kemudian dirujuk ke RSUD Karawang. Namun, alih-alih sembuh, perut Karyati bertambah besar. Dia kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung. "Mau berobat juga gak punya biaya lagi. Kemarin saja pas dibawa ke Bandung, uang dapet minjem di 'bank emok' (rentenir)," ucapnya.
Ia melanjutkan, saat diperiksa di Hasan Sadikin, ada satu peristiwa yang membuatnya kecewa dengan layanan kesehatan pemerintah. Ia sempat diusir satpam rumah sakit, gara-gara tidur di selasar. "Saya gak punya uang kalau harus bolak-balik Bandung-Jatisari. Makanya memilih tidur di rumah sakit. Malah diusir satpam. Akhirnya kartu BPJS saya buang, saya kecewa," tandasnya.
Karyati berharap penyakit yang dideritanya bisa hilang. Ia bingung karena masih memiliki anak kecil yang harus dibiayai. "Ibu ingin bisa sembuh. Mudah-mudahan pemerintah juga bisa ngebantu. Perutnya sakit kalau gerak," ucapnya.
Kepala Desa Telarsari Palahudin megatakan, pihaknya sudah mengupayakan kesembuhan Karyati, dengan membawanya ke RS Hasan Sadikin. Namun, karena biaya yang terbatas, akhirnya tidak melanjutkan pengobatan. "Harapan saya agar bisa ditangani di rumah sakit yang mampu menyembuhkan penyakit tersebut. Kalau diagnosanya ada tumor atau kanker. Bisa gak dibawa ke rumah sakit kanker? Agar bisa ditangani rumah sakit spesialis," ucapnya. (mg2)

Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template