Teroris Jatiluhur Incar Pos Polisi Bunder - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » , » Teroris Jatiluhur Incar Pos Polisi Bunder

Teroris Jatiluhur Incar Pos Polisi Bunder

Written By Mang Raka on Selasa, 27 Desember 2016 | 12.00.00

-Berencana Habisi Aparat dengan Golok dan Pisau

PURWAKARTA, RAKA - Terduga teroris yang berhasil digerebek tim Detasemen Khusus 88 di perairan Waduk Jatiluhur, Kecamatan Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta, ternyata merencanakan serangan ke Pos Polisi Bunder, Kecamatan Jatiluhur, saat pergantian malam tahun baru.
Kadiv Humas Polri Irjen Boy Rafli Amar mengatakan, mereka juga berencana beraksi di Pospol Senen, Jakarta Pusat. "Adapun tempat yang akan dijadikan sasaran utama adalah pos polisi di daerah Pasar Senen, Jakarta Pusat. Alasannya daerah Senen merupakan pusat kota dan keramaian," ujarnya, Senin (26/12).
Boy menjelaskan, Abu Fais dan kawan-kawan berencana melakukan aksi teror pada saat pergantian malam tahun baru 2017. Mereka melakukan aksi dengan cara menyerang aparat kepolisian menggunakan golok dan pisau. "Abu Fais dan Abu Sofi masuk ke dalam pos polisi lalu menyerang anggota polisi yang sedang berjaga sampai meninggal, kemudian Rijal dan Ivan berjaga di depan pos polisi," jelasnya.
Boy menuturkan, jumlah golok yang dimiliki oleh Abu Fais Cs sebanyak tujuh buah. Rinciannya, empat golok dibeli di Pasar Atas Cimahi dan tiga golok milik Rijal, Ivan, dan Abu Sofi. "Minggu 18 Desember 2016, Rijal dan Ivan diberikan uang sejumlah Rp 500 ribu oleh Abu Fais untuk membeli empat golok dan empat pisau di Pasar Atas Cimahi," kata Boy.
Ditambahkan Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigadir Jenderal Rikwanto, pertimbangan terduga teroris memilih pos polisi, karena petugas jaga sedikit dibandingkan kantor kepolisian sektor dan kepolisian resor. "Mereka sudah survei ke beberapa tempat, kesimpulannya, mereka memilih lokasi pos polisi," ucapnya.
Ia melanjutkan, Densus 88 tak menemukan bom pada saat penggerebekan di rumah kontrakan terduga teroris. Ketika polisi menggeledah kontrakan tersangka, ditemukan banyak peralatan, seperti paku dengan berbagai macam ukuran dan timbangan. "Memang tidak ditemukan bahan-bahan bom. Tapi timbangan mengindikasikan mereka akan mendapat kiriman bom," katanya.
Rikwanto mengatakan, pada saat penggerebekan Abu Sofi dan Abu Faiz, polisi diserang dengan pisau dan golok. Alat itu diduga akan dipakai mereka menyerang polisi pada malam tahun baru. "Mereka sengaja membeli pisau dan golok itu. Satu golok harganya Rp 50 ribu," ucapnya.
Sedangkan Ivan dan Rijal yang dicokok di Jalan Ubrug, Cibinong, Kecamatan Jatiluhur, kini berada di Markas Korps Brimob di Depok untuk menjalani pemeriksaan. Sedangkan jenazah Abu Sofi dan Abu Faiz akan diautopsi dan berada di Rumah Sakit Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur.
Hingga berita ini diturunkan, petugas kepolisian belum menemukan bom yang diduga dibawa oleh 4 terduga teroris tersebut. Polisi bahkan menerjukan tim penyelam, untuk mencari barang bukti dan juga adanya bahan peledak di Waduk Jatiluhur. (gan/jp/tm)


Senjata yang Disiapkan Menghabisi Polisi
-4 golok dibeli di Pasar Atas Cimahi
-3 golok milik Rijal, Ivan dan Abu Sofi

Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template