Siasati Kenakalan Pelajar Perlu Pendidikan Moral - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Siasati Kenakalan Pelajar Perlu Pendidikan Moral

Siasati Kenakalan Pelajar Perlu Pendidikan Moral

Written By Mang Raka on Selasa, 20 Desember 2016 | 14.00.00

KLARI, RAKA - Menanamkan moral mesti dilakukan diseluruh generasi muda saat ini. Selama ini, dalam berproses didunia pendidikan mulai dari tingkatan Sekolah Dasar, SMP, hingga SMA/SMK Sederajat, pondasi agama mesti harus dilakukan, dalam upaya meminimalisir kenakalan pelajar. Selain itu, pentingnya pendalaman ilmu agama dikalangan SMA/SMK dapat menjadi kan pembentukan akhlak yang berkualitas.

Pemerhati masalah pendidikan yang juga mahasiswi STEI Bina Cipta Madani Karawang, Siti Juliah, mengatakan itu, belum lama ini. Dalam pengamatannya, nampak ironis tidak sedikit pelajar diwilayah Kabupaten Karawang mulai dari tingkat SMP, SMA/SMK hingga Mahasiswa, kesadaran belajar masih nampak rendah. "Mestinya pihak sekolah yang berada di wilayah Kabupaten Karawang, harus terus meningkatkan programnya. Sayangnya, hal ini masih belum mampu menembus dinding kemampuan yang maksimal," ungkapnya.
Selain itu, sambung gadis berparas manis tersebut, dengan adanya pemupukan pondasi keagamaan dikalangan anak pelajar, cukup menjadi sebuah solusi dalam mengatasi berbagai kenakalan anak remaja saat ini. Hal ini dikarenakan, saat ini  kian menurunnya pendidikan agama dikalangan pelajar. “Mesti ada pendalaman mata pelajaran agama. Biar nanti pondasi mereka terus kuat,” ucapnya.
Hal sama diungkapkan Idim, aktivis mahasiswa. Menurut dia  mestinya ada pembelajaran penanaman akhlak bagi pelajar saat ini. Terlebih aksi nakal pelajar yang diungkapkan dalam bentuk tawuran hingga sekarang masih marak terjadi. Paling tidak dengan memperkuat moral pelajar sifat-sifat negatif pelajar bisa diminimalkan secara optimal. "Orientasi pelajar untuk belajar tidak hanya diberikan mata pelajaran yang lebih dominan terhadap IQ saja melainkan perlu ada penanaman akhlak yang mencerminkan seorang pelajar," katanya.
Hal tersebut pun diketahui sering kedapatan para pelajar yang sering melakukan tindakan diluar batas dari lingkungan belajarnya. Yakni dengan mabuk-mabukan, aksi tawuran, berkendara ugal-ugalan dan sangat parahnya juga suka sering terdapat pelajar yang hamil di luar nikah. "Perlu adanya pembinaan ahklak untuk semua sekolah yang berada diwilayah kabupatem karawang. Hal ini salah satu upaya pemerintah daerah dalam mengurangi tingkat kenakalan diluar batas yang sukar dilakukan para pelajar," terangnya.
Namun saat ini lanjut dia, dalam memberikan efek jera yang dilakukan pihak sekolah hanya melakukan pemberhentian siswa diluar batas dalam melakukan tindakannya. Seharusnya dalam persoalan ini pihak sekolah bisa menyisipkan setiap minggunya dengan memberikan binaan kepada siswa yang terdiagnosa batas kenakalannya melebihi batas kewajaran dengan melakukan pendekatan secara emosional, agar hal ini dapat memberikan kemudahan dalam menumbuhkan para pelajar ke arah yang lebih baik.
Selain itu keterlibatan berbagai pihak, termasuk pihak sekolah dan orang tua murid juga penting. Selain itu, hal lain juga penting dilakukan adalah menanamkan moral kepada siswa sebagai fondasi agar tidak terpengaruh dengan aksi-aksi yang mengundang kenakalan. "Hakekat pendidikan dalam penanaman moral mesti dilakukan terhadap generasi di wilayah Kabupaten Karawang. Ini penting dilakukan mengingat masing seringnya terjadi aksi-aksi tawuran dilingkungan pelajar," tandas Jeje Fauzi.
Selama ini, dilanjutkannya, dalam berproses didunia pendidikan mulai dari tingkatan Sekolah Dasar, SMP, hingga SMA/SMK sederajat, pondasi agama mesti harus dilakukan, dalam upaya meminimalisir tindakan-tindakan yang mengundang kenakalan. Selain itu, pentingnya pendalaman ilmu agama dikalangan pelajar SMA/SMK dapat menjadikan pembentukan akhlak yang berkualitas. (ari)

Berbagi Artikel :

2 komentar:

  1. Bukan dgn Moral saja,tapi waktu luangya hrs di isi dgn kegiatan dan keterampilan.olah raga,melukis,menari,memasak,belajar bersama,yg positiv 2 Dah.tentunya sebagai Orang tua hrs berusaha & bisa mengarahkannya.Dan tugas PEMERINTAH bangunan tuh Central tempat ngumpul Anak muda,Biar Energie mereka tersalurkan.dan berguna buat bangsa ini.Ayo Alokasikan dananya. +++++++. RP+ RP!!!!!!!!! Jangan di sunat ya

    BalasHapus
  2. Bukan dgn Moral saja,tapi waktu luangya hrs di isi dgn kegiatan dan keterampilan.olah raga,melukis,menari,memasak,belajar bersama,yg positiv 2 Dah.tentunya sebagai Orang tua hrs berusaha & bisa mengarahkannya.Dan tugas PEMERINTAH bangunan tuh Central tempat ngumpul Anak muda,Biar Energie mereka tersalurkan.dan berguna buat bangsa ini.Ayo Alokasikan dananya. +++++++. RP+ RP!!!!!!!!! Jangan di sunat ya

    BalasHapus

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template