Sewa Tanah PJKA Dikeluhkan Warga Cikampek Kota - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Sewa Tanah PJKA Dikeluhkan Warga Cikampek Kota

Sewa Tanah PJKA Dikeluhkan Warga Cikampek Kota

Written By Mang Raka on Rabu, 28 Desember 2016 | 16.30.00

- Khawatir Sewaktu-waktu Digusur

CIKAMPEK, RAKA- Warga Kerajan Remaja Pasar Ayam, RT 01, RW 04, Desa Cikampek Kota, Kecamatan Cikampek, diresahkan dengan adanya pungutan sewa lahan tanah PJKA (PT KAI). Setiap tahunnya, warga harus membayar sewa lahan yang nilainya bervariasi, tergantung luas lahan dan peruntukannya. Untuk rumah saja Rp 20 ribu per meter per tahun, rumah dengan usaha Rp 25 ribu per meter per tahun dan untuk toko Rp 50 ribu per meter per tahun.
Salah seorang warga Noneng (33) mengatakan, belum lama dirinya dipintai uang atas lahan yang telah ia tempati selama bertahun-tahun. Ia mengaku sangat resah dengan ulah petugas yang melakukan pengambilan uang sewa lahan tersebut. "Saya bukan gak mau bayar, karena menyadari ini bukan lahan saya tapi saya meminta kepastian, supaya ada payung hukum agar seketika nanti dibongkar kami tidak bingung," ucapnya, kepada Radar Karawang, Selasa (27/12) kemarin.
Ia mengatakan, banyak warga yang mengeluhkan pungutan tersebut, namun tidak sedikit juga yang menghiraukannya. Sebab, pungutan ini bukanlah yang pertama kali ada. Yang membuatnya kesal, pungutan ini jelas legalitasnya, karena selama ini warga tak diberitahu mengenai dasar hukumnya. "Dulu ajah yang pas depan terminal, ada yang bayar ada juga yang tidak, tapi akhirnya di bongkar semuanya," ucapnya.
Ia berharap, apa yang terjadi di wilayahnya segera untuk dapatkan perhatian dari pemerintah daerah, karena banyak warga yang saat ini tidak nyaman dengan situasi yang selalu membuat aktifitasnya terganggu. "Saya resahlah kalau sewaktu-waktu digusur, mau kemana coba," ucapnya.
Memang, diakui Neneng, pungutannya murah, dalam satu tahun hanya Rp 50 ribu per meter per ahun untuk bangunan toko, rumah yang digunakan usaha Rp 25 ribu per meter per tahun dan untuk rumah saja Rp 20 ribu per meter per tahun. "Kalau dipintanya satu tahun sekali OK, sekalipun dicicil mudah. Tapi ini mah dari tahun 2013 (sampai sekarang), mau gimana bayarnya coba," ucapnya.
Kepala Desa Cikampek Kota, Indra Kusumah R, mengakui adanya sewa lahan dari PJKA dan bukan hanya kepada warga saja, melainkan ke desa pun sama saja. "Lahan desa juga kan termasuk lahan PJKA, masyarakat jangan resah," ucapnya.
Ia mengatakan, kejadian yang memang setiap tahun selalu terjadi di wilayah Cikampek Kota, masyarakat diminta tenang karena hal itu kemungkinan untuk adanya pembongkaran sangatlah minim. "Biasanya emang begitu tiap tahun juga, dan cuman menggertak saja itu mah, tapi kalau masyarakat mau bayar silahkan," ucapnya. (mg2)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template