"Saya Berani Tes HIV/AIDS" - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » "Saya Berani Tes HIV/AIDS"

"Saya Berani Tes HIV/AIDS"

Written By Mang Raka on Jumat, 02 Desember 2016 | 12.30.00

-Rahasia Dijamin

TELAGASARI, RAKA - Meskipun penyakit HIV/Aids ancaman dan menjadi momok menakutkan bagi kebanyakan orang, tapi tidak untuk mendeteksinya sejak dini. Penyakit yang tanpa diketahui gejala dan tandanya ini, harus ditekan penularannya dengan cara tes gratis di fasilitas kesehatan yang terjamin kerahasiaannya.
Konselor HIV/Aids UPTD Puskesmas Telagasari Nurul Agustina SKep mengatakan, data kerahasiaan penderita HIV/Aids sangat sensitif dan harus dirahasiakan. Penyakit yang menular melalui jarum suntik yang berganti-ganti, hubungan seksual beresiko dan ibu hamil pengidap HIV ini sejauh ini memang tanpa terlihat gejala dan belum ada obatnya.
Namun, bukan berarti masyarakat antipati untuk memeriksakan diri deteksi HIV/Aids di fasilitas kesehatan, karena layanan ini masih teprogramkan dan gratis bagi masyarakat. Untuk itu, dengan alat rapid test casette, alat pemeriksaan HIV ini bisa mendeteksi seseorang terkena HIV atau tidak.
Kata Nurul, jangan takut, karena positif atau tidak dijamin kerahasiaannya. Bahkan bagi anggota keluarganya sekalipun. Karenanya, mengikuti program dari pemerintah selain melakukan penyuluhan yang masif ke masyarakat dan pelajar di SMP dan SMA, pihaknya ikut menyerukan #SayaBerani tes HIV/Aids untuk mengetahui kondisi kesehatan diri sendiri. Termasuk pada para perawat dan karyawan Puskesmas sekalipun pada Jumat (2/12) hari ini. "Kita serukan #SayaBerani tes HIV, karena menyangkut kesehatan diri kita sendiri, jangan takut dijamin kerahasiaannya," ungkapnya.
Hal senada diungkapkan dr Imas Masitoh, dokter fungsional Puskesmas Telagasari. Menurutnya, HIV cenderung disebabkan faktor perilaku, bahkan paling banyak menjerat ibu-ibu rumah tangga.
Saat ini sebut Imas, pihak Dinas Kesehatan sedang gencar-gencarnya mminimalisir penularan HIV/Aids pada janin ibu hamil yang sudah postitif HIV. Si janin, sebut Imas, masih bisa terhindar dari HIV yang diidap ibunya dengan catatan masifnya upaya prevention mother to chlid transmission atau pemeriksaan HIV pada ibu saat hamil.
Tidak cukup disitu, persalinannya juga harus terencanakan dengan pemberian obat ARV atau semacam anti retroviral, pada bayi yang lahir dari ibu pengidap HIV, disamping sejak dini si ibu hamil ini harus langsug mendapat obat ARV. Ini berlaku, di semua usia kehamilan, bahkan trisemester pertama sekalipun. "Ibu hamilnya di bidan desa diperiksa, bersiko atau tidak, ada penanganan khusus agar anaknya tidak tertular," ujarnya.
Lebih jauh Imas menambahkan, di media sosial tengah ramai-ramainya imbauan USAID soal pemeriksaan HIV/Aids, agar semua masyarakat tergugah dan tidak ragu untuk memeriksakan diri tes HIV.
Tanpa kecuali para perawat, bidan dan karyawan Puskesmas sekalipun yang berhubungan langsung dengan pasien. Disamping, dalam waktu dekat juga pihaknya akan turun memberikan penyuluhan ke SMP dan SMK soal HIV/Aids dan reproduksi kepada kalangan pelajar. Sebab, HIV tanpa gejala dan tumbuh timbul begitu saja.
Karenanya, seruan #SayaBerani tes HIV/Aids ini diharapkan bisa menyedot masyarakat agar mau memeriksakan diri tes HIV di fasilitas kesehatan. Jangan takut stigma jelek soal HIV. Karena HIV sebanrnya tak bisa menularkan spontan begitu saja. "SayaBerani tes Hiv, kita mulai dari tim medis, kepada masyarakat jangan takut kita siapkan alatnya dan dijamin kerahasiaannya bersama konsuler," pungkasnya.
Kepala UPTD Puskesmas Telagasari Asep Saepul Bahri SKM menuturkan, memperingati hari HIV/Aids sedunia, pihak puskesmas siap kapan pun ada masyarakat yang ingin memeriksakkan diri HIV gratis dengan alat rapid test berupa stik mengunakan darah pasien.
Jumat ini, pihaknya mulai gerakan dari karyawan puskesmas, disamping juga turun lapangan memberikan penyuluhan kepada pelajar SMP dan SMA di wilayah kerja.Diharapkan, fasilitas yang ada bisa dimanfaatkan masyarakat untuk tidak takut diperiksa. "Puskesmas siap kapan pun menerima layanan pemeriksaan HIV, terlepas positif atau tidak dijamin kerahasiaannya, jangan takut," tandasnya. (rud)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template