Sampah Ilegal Tidak Terkendali - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Sampah Ilegal Tidak Terkendali

Sampah Ilegal Tidak Terkendali

Written By Mang Raka on Senin, 19 Desember 2016 | 15.30.00

-Bertebaran di Cikampek dan Kotabaru

CIKAMPEK, RAKA - Penyakit diare di Kecamatan Cikampek dan Kotabaru semakin mewabah. Kondisi ini berbanding lurus dengan buruknya kualitas lingkungan masyarakat.
Berdasarkan penelusuran Radar Karawang, ada 8 titik sampah berbau busuk yang ada di wilayah Cikampek dan Kotabaru. Pertama di Desa Dawuan Tengah, Kecamatan Cikampek, tepatnya di samping Perumahan Karang Mas Indah. Lalu di bawah flyover Cikampek, lalu di Jalan Pawarengan arah Perumahan Griya. Hal serupa juga di daerah Sentul Cikampek Barat, dan di Dusun Sukaseuri RT 11/RW 05, Desa Sarimulya, Kecamatan Kotabaru. Sedangkan yang paling parah di Dusun Sukaseuri IV RT 19/RW 08, Desa Sarimulya, di tengah pemukiman warga. Kemudian di Jomin Timur RT 07 Rw 02, dan Dusun Kalioyod, Desa Wancimekar, yang lokasinya tidak jauh dari kantor Kecamatan Kotabaru.
Kondisi yang kian parah tersebut, seharusnya diimbangi dengan sarana dan prasarana, seperti pengadaan truk sampah misalnya yang sampai saat ini terbilang masih minim, agar bisa dibuang ke tempat pembuangan akhir sampah Jaluppang.
Pengendara yang tengah melintasi Jalan Bypass Cikampek, Ade Usar mengataan, diriya sudah tidak kuat menahan bau busuk sampah yang ada di bawah jembatan layang Cikampek. "Sampah di bawah jembatan Cikampek itu sangat parah bau banget," ucapnya kepada Radar Karawang.
Ia mengatakan, sampah itu berasal dari pengguna jalan yang tengah melintasi jalan tersebut. Dirinya merasa jengkel jika hal itu terus dibiarkan, karena membuat tidak nyaman. "Kondisi sampah yang terus menggunung. Kalau dibiarkan bakalan jadi sarang penyait. Apalagi kalau sudah hujan, bau busuknya bikin gak nahan," ucapnya.
Sementara Cakuk (100) warga Blok Limo Dusun Kalioyod  RT 02 RW 03, Desa Wancimekar, yang berdagang di bawah jalan layang Cikampek,  mengatakan, dirinya selama ini membakar sampah yang  terus menggunung setiap hari. "Yang buang sampah pakai motor, waktunya malam hari," ucapnya, Minggu (18/12) kemarin.
Ia mengaku suka jengkel kenapa kehidupannya di zaman sekarang banyak manusia yang tidak peduli akan kebersihan, yang seharusnya mereka tahu jika lahan kosong bukan tempat pembuangan sampah. "Aki yang suka bakarin sampah teh. Kalau gak dibakarin mah udah menggunung," ucapnya.
Ia mengatakan, selama 42 tahun dirinya berdagang di Cikampek, tahun ini yang menurutnya sangat memprihatinkan. Karena tidak sedikit manusianya jorok-jorok, tidak sadar bahwa prilaku hidup besih dan sehat sangat perlu. "Mau marahin juga gimana, dibilangin sudah sering tapi tetep gitu terus," ucapnya. (mg2)

Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template