Sadis, 8 Tahun Jadi Budak Seks Ayah Kandung - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Sadis, 8 Tahun Jadi Budak Seks Ayah Kandung

Sadis, 8 Tahun Jadi Budak Seks Ayah Kandung

Written By Mang Raka on Kamis, 01 Desember 2016 | 15.00.00

KARAWANG, RAKA - Biadab! Kata itu yang paling tepat dialamatkan terhadap Ade Baehaqi (41), atas perilakunya yang tega menjadikan putri kandungnya Bunga (18), bukan nama sebenarnya, sebagai pemuas nafsu selama 8 tahun. Mulai kelas 4 SD hingga sekarang.
Ironisnya, tersangka yang pernah menderita penyakit stres berat itu, bukannya bertobat setelah perbuatan bejadnya dipergoki Neng Ida(38) istrinya. Warga Desa Jayamukti, Banyusari ini justru menganiaya dan menceraikan. Kendati sudah bercerai, tersangka, korban dan istrinya masih tinggal satu atap.
Kasat Reskrim Polres Karawang AKP Hairullah melalui Kanit IV unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Ipda Herwit Yunita mengatakan, korban tidak mampu menolak keinginan tersangka karena kerap mendapat ancaman. "Jika korban tidak bersedia meladeni ayahnya, korban diancam akan dibunuh," kata Herwit kepada wartawan di kantornya, Rabu (30/11) kemarin.
Dikatakannya, tersangka menggarap tubuh putrinya karena menganggap telah memberi makan, minum dan biaya sekolah. Selain itu, tersangka juga beranggapan lebih baik menghamili putrinya sendiri, daripada dihamili orang lain seperti teman-teman sebaya Bunga. Bahkan, setelah perbuatannya dilaporkan istrinya, tersangka masih tetap mencabuli putri kandungnya itu dengan dalih orang stres tak bisa dihukum. "Tersangka yang kadang bekerja sebagai pak Ogah itu kami tangkap di Jalan Gempol, Kecamatan Cilamaya Wetan, dua pekan lalu," terang Herwit
Meski tersangka punya riwayat stres, Ade tetap harus mempertanggungjawabkan perbuatannya. Sebab, tersangka sudah diperiksa psikolog. Hasilnya tidak gila melainkan hanya stres berat. "Tersangka terancam 5 tahun dipenjara. Jika terbukti korban sebagai anak kandungnya, hukuman tersangka akan ditambah 1/3 dari vonis hakim nantinya," pungkas Herwit. (ops)

Berbagi Artikel :

1 komentar:

  1. orang tua biadab! harusnya melindungi putrinya,.. hukumannya yang pantas adalah di gantung

    BalasHapus

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template