Rumah Dinas Camat Aset Mubazir - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Rumah Dinas Camat Aset Mubazir

Rumah Dinas Camat Aset Mubazir

Written By Mang Raka on Jumat, 09 Desember 2016 | 16.00.00

PANGKALAN, RAKA - Rumah dinas Camat Pangkalan di Kampung Tegalloa, Desa Cintaasih, disarankan untuk dioptimalkan menjadi sarana pendukung pelaksanaan program pemerintah kecamatan tersebut. Terlebih selama ini rumah dinas itu sering dibiarkan kosong.

Memang, jarak rumah dinas dan kantor pemerintahan cukup jauh. Kendati demikian kadang sesekali camat datang untuk beristirahat. Idealnya rumah dinas akan jauh lebih baik jika dekat dengan kantor agar efektifitasnya akan jauh lebih cepat dan mudah berinterkoneksitas. Jarak kantor dan rumah dinas diperkirakan sekitar 5 kilometer. Dan harapannya keberadaan rumah camat dengan kantor sinergis dengan contoh beberapa kantor kecamatan yang berdampingan dengan rumah dinas.
Ayod (40) membenarkan rumah dinas tersebut ditempati oleh camat kendati datangnya hanya sesekali saja. Dirinya pun mengakui kedatangan camat ke rumah dinas kadang tidak diketahui. Dirinya tidak mengetahui secara jelas bahwa tiap hari atau tidak camat datang ke rumah tersebut. "yang saya tahu pak Camat hanya sesekali saja datang nya. Kalau masalah ada dan tidak adanya beliau singgah saya tidak tiap hari memantau, karena saya sibuk dengan jualan saya," tuturnya.
Samsudin (30) tokoh pemuda Desa Jatilaksana mengungkapkan berharap pemerintah bisa mengoptimalkan apa yang sekarang pemerintah miliki agar tidak perlu lagi mengeluarkan anggaran baru. "Anggaran yang ada akan jauh lebih baik jika digunakan untuk kepentingan pembangunan. Menurut saya sudah seharusnya sekarang mengoptimalisasi sarana dan prasarana yang ada agar pemberdayaan tersebut mampu menghemat anggaran pemerintah," jelasnya.
Sementara Rahmat (44) tokoh masyarakat Desa Taman Mekar menyampaikan ada beberapa sarana pemerintah yang sekarang belum dioptimalisasikan sebagai sarana pendukung bagi kelangsungan kesejahteraan masyarakat. Seperti rumah dinas yang tidak terpakai, lahan-lahan bekas KUD, dan prasarana yang sudah tidak terpakai. "Jika itu bisa dikelola dengan baik untuk kegiatan masyarakat saya yakini mungkin sangat bermanfaat. Contoh saja lahan-lahan tidur bekas KUD itu bisa dijadikan lahan untuk kegiatan percontohan bagi pertanian," katanya. (yfn)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template