Ratusan Karyawan KIIC Terancam Telat Kerja - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Ratusan Karyawan KIIC Terancam Telat Kerja

Ratusan Karyawan KIIC Terancam Telat Kerja

Written By Mang Raka on Kamis, 08 Desember 2016 | 12.30.00

TELUKJAMBE BARAT, RAKA - Keberadaan perahu eretan di Irigasi Tarum Barat di Kampung Badami, Desa Margakaya hingga kini tetap dibutuhkan warga. Tetapi, sudah satu minggu ini moda transportasi air itu tidak dioperasikan lantaran tertahan oleh eceng gondok. Padahal ratusan orang setiap hari memanfaatkan moda transportasi itu untuk menyeberang melintasi irigasi.

Data yang dihimpun Radar Karawang, Rabu (6/12) setiap hari pengguna perahu penyeberangan itu mencapai sekitar 500 orang, dan sebagian besarnya adalah karyawan pabrik.
Pemilik perahu sendiri enggan mengoperasikan perahunya karena jika dipaksakan dia khawatir akan mengakibatkan kecelakaan. "Biar saya bersihkan dulu eceng gondoknya. Kalau sudah bersih baru aman dan bisa dioperasikan lagi," ucap Murki (40) warga Kabupaten Tulung Agung yang menjadi penarik perahu eretan di Kampung Badami.
Sementara, ratusan karyawan yang sebelumnya memanfaatkan jasa perahu eretan untuk menyeberangi irigasi terpaks berputar melintas jalan utama jembatan layang Badami, Karawang Barat. Dirinya mengakui merasa rugi dengan adanya genangan pohon eceng gondok tersebut. "Pohon eceng gondok itu tidak akan langsung bersih jika tidak dibersihkan. Malah kalau terus didiamkan tanaman itu akan bertambah banyak," terangnya.
Khadafi (29) karyawan pabrik satu perusahaan di kawasan industri KIIC mengaku jika berputar melintas jalan layang Badami dia rugi tempuh untuk bisa sampai ke tempat dia bekerja. Sementara jika menyeberangi irigasi dengan menggunakan perahu eretan dia bisa menghemat waktu hingga 20 menit. "Sekarang kami terpaksa muter ke wilayah Desa Cidomba. Perlintasan disanas kalau pagi macetnya parah. Makanya keberadaan perahu penyeberanan ini amat  membantu kami untuk bisa sampai tepat waktu ke tempat kerja," ucapnya.
Lain lagi dengan Wawah (25) eceng gondok yang tergenang di jembatan penyeberangan membuat dirinya bisa mengais rezeki dengan mencari udang yang bersembunyi di balik pohon tersebut. Dan pula eceng gondok sering membawa lumut yang bisa digunakan untuk dijadikan umpan ikan. "Daripada mesti jauh-jauh nyari sampai ke sungai Cibeet saya diuntungkan dengan eceng gondok. Biasanya suka ada udang yang sering berlindung di bawah pohon eceng gondok," ucapnya. (yfn)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template