Pusing Isi Soal Matematika - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Pusing Isi Soal Matematika

Pusing Isi Soal Matematika

Written By Mang Raka on Kamis, 08 Desember 2016 | 18.00.00

- Banyak Rumus yang Harus Dipakai

KARAWANG, RAKA – Berlangsungnya pelaksanaan Ulangan Akhir Sekolah (UAS) di setiap sekolah, ternyata menyimpan banyak cerita yang dirasakan oleh para siswa seperti sulitnya memahami suatu mata pelajaran hingga mata pelajaran yang paling disukai pasti banyak ditemukan.
Hendra, siswa Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Telukjambe Timur, kelas  9L mengatakan, dari semua mata pelajaran yang menjadi soal ulangan di sekolah, bagi laki-laki yang mempunyai hobi bermain sepak bola ini mengaku, jika Matematika lah yang membuatnya kesulitan. “Paling sulit itu Matematika, soalnya selain banyak itung-itungannya harus pakai rumus juga, jadi gak bisa sembarangan, pokoknya pusing deh kalau sudah pelajaran Matematika,” akunya.
Hal serupa juga disampaikan Srimulyani teman satu kelas Hendra juga menuturkan, jika pelajaran Matematika sama halnya dengan melihat seorang mantan kekasih yang tengah berjalan dengan pacar barunya di jalan. Perasaannya itu takut dan dan tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata. “Kalau udah dengar Matematika rasanya udah kaya dengar mantan lagi jalan sama pacar barunya kesel banget,” ungkapnya, sambil tertawa.
Jaka, siswa lainnya juga mengungkapkan, jika dapat memilih mata pelajaran yang paling tidak disukainya, Matematika lah pilihannya. Karena pelajaran Matematika selalu berkaitan dengan penjumlahan dan hitung-hitungan. "Kalau boleh jujur mah Matematika mata pelajaran paling saya tidak sukai, rumit banyak rumus hitung-hitungan juga, jadi kalau rumusnya salah sudah pasti tuh semuanya salah, males ngitung," ungkapnya.
Berbeda dengan Nurhalimah, teman satu kelas Jaka justru menilai, mata pelajaran yang membuatnya tidak mengerti ialah mata pelajaran Bahasa Sunda. Meskipun berasal dari kalangan orang Sunda, namun bagi perempuan yang memiliki wajah manis ini mengaku jika selalu sulit untuk memahami mata pelajaran bahasa yang digunakan sehari-hari itu. "Kalau aku bahasa Sunda, soalnya banyak banget bahasanya, bisa Bahasa Sunda tapi sundanya Sunda bahasa sehari-hari kasar gituh, sedangkan yang dipelajari itu Sunda lemes, pusing deh," akunya.
Sementara salah satu guru, Lilit Maryanti Sutya menyampaikan, sesulit apapun mata yang mereka temui di sekolah, itu merupakan hal yang biasa bagi kalangan pelajar. Justru bagi dia, jadikan mata pelajaran yang mereka takuti itu bisa menjadi motivasi bagi mereka untuk memperbaikinya. "Setiap orang pasti mempunyai kelebihan dan kekurangannya, kalau mereka tahu dimana kelemahan mereka, justru itu bagus berarti mereka sendiri sudah tahu, tinggal gimana mereka memperbaikinya ke depan," tuturnya.
Dia berharap, selama pelaksanaan UAS yang tengah berjalan tersebut, bisa dapat ditempuh dengan baik oleh semua siswa. Karena bagimanapun UAS merupakan suatu tolak ukur sejauhmana kemapuan mereka dalam memahami mata pelajaran yang diberikan oleh guru di sekolah. "Apapun hasilnya, asalkan itu hasil kerja keras sendiri saya bangga, kan hanya sebagai tolak ukur siswa aja sejauhmana mereka paham apa yang sudah disampaikan oleh gurunya, kalau memang hasilnya kurang memuaskan nanti juga akan ada remidial, tapi semoga hasilnya bagus semua," harapnya. (yna)

Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template