PKL Plered Semakin Menjamur - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » PKL Plered Semakin Menjamur

PKL Plered Semakin Menjamur

Written By Mang Raka on Kamis, 01 Desember 2016 | 15.00.00

PLERED,RAKA- Semakin hari, jumlah pedagang kali lima disepanjang Jalan Raya Cibogo terus menjamur. Tempat strategis, serta banyaknya jumlah pengunjung yang datang, menjadi alasan mereka sengaja menjajakan barang dagangan dipinggir jalan tersebut.
Puluhan pedagang sayuran dan sembako menggelar dagangannya di bahu jalan, sehingga membuat jalan menyempit. Apalagi, kondisi tersebut diperparah dengan banyaknya kendaraan roda dua dan roda empat yang parkir di badan jalan, sehingga mengakibatkan arus lalu lintas terganggu. Padahal, sudah beberapa kali tempat tersebut ditertibkan polisi pamong praja (Pol PP) Purwakarta. "Ya macet, apalagi kalau akhir pekan jalanan suka semerawut tidak tertib dan menghambat kami pengguna jalan," kata Ujang Ali (30), salah satu pengguna jalan, Rabu (30/11) kemarin.
Dia mengatakan, semakin hari jumlah pedagang disepanjang jalan tersebut terus bertambah. "Bisa dilihat sendiri mereka buat tenda-tenda disepanjang jalan lumayan bikin macet," katanya.
Sementara Ipan (30), salah satu pedagang ayam potong mengaku, tidak 24 jam berjualan di Jalan Plered. "Kita jualan disini dari mulai Subuh hingga  pukul 9 pagi, jarang sampai sore," ujarnya.
Menurutnya, sengaja menjajakan barang dagangan di sepanjang Jalan Plered, karena kata dia, pengunjung mampir untuk membeli barang yang ia jual relatif banyak. Dalam satu hari saja, Ipan mengaku mampu menjual 30 hingga 40 ekor ayam potong. "Dibandingkan di tempat lain di jalan ini, kita bisa cepat jual ayam potong meski harga sama karena mungkin karena strategis,'' katanya.
Hal yang sama juga dikatakan Erna (40), pedagang lainnya. Pengunjung banyak ditambah tempat strategis, menjadi alasan ia sengaja berjualan ditempat tersebut. Meski begitu, dalam menjajakan barang dagangan di Jalan Plered, kata dia, tidaklah gratis. Pasalnya, ia harus sewa kepada pemilik tempat berjualan. "Kita disini sewa loh. Itunganya satu tahun ada yang Rp 3 juta bahkan 5 juta kepada pemilik toko," katanya.
Dia mengatakan, meski menyadari berjulanan bukan pada tempatnya, namun, dia tetap memilih berdagang di tempat tersebut. "Dulu pernah ada penertiban dan kita pun nurut tetapi mau gimana lagi disini memang banyak beli,'' pungkasnya. (gan)

Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template