Petir Kembali Sambar Warga Cilamaya - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » , » Petir Kembali Sambar Warga Cilamaya

Petir Kembali Sambar Warga Cilamaya

Written By Mang Raka on Selasa, 13 Desember 2016 | 19.24.00

CILAMAYA KULON, RAKA - Belum genap sebulan sambaran petir menelan tiga korban jiwa di Desa Kiara dan Sumurgede, Kecamatan Cilamaya Kulon, giliran warga Dusun Ceah, Desa Pasirjaya, mengalami hal serupa.
Wahid (40), yang berprofesi sebagai calo tanah, dikabarkan tewas sesaat setelah disambar gemuruh petir di area terbuka tambak, Desa Ciparagejaya, Kecamatan Tempuran, akhir pekan kemarin.
Tokoh masyarakat Ciparagejaya, Nana Sutisna mengatakan, saat para pejabat khidmat mengikuti perayaan maulid Nabi Muhammad SAW di komplek Makam Adipati Singaperbangsa di tengah guyuran hujan, petir yang meletup-letup ternyata memakan korban jiwa. Tepatnya di area pertambakan terbuka di perbatasan Desa Sumurgede-Ciparagejaya. "Kejadiannya sama dengan sebelum-sebelumnya," ungkapnya kepada Radar Karawang, kemarin.
Korban yang teridentifikasi warga Desa Pasirjaya, itu tengah panen dan kemungkinan beristirahat tak jauh dari pematang bodeman Cibulan-bulan. Nahas petir yang menyambar sekitar pukul 16.25, itu langsung membuat Wahid tewas di tempat. Sementara istrinya dan petani lainnya selamat. "TKP di ruang terbuka, habis panen di pinggir bodeman lalu tersambar begitu saja," ujarnya.
Kades Pasirjaya Mahrus Umar membenarkan satu warganya tewas tersambar petir, saat panen padi di sekitaran Ciparage-Sumurgede. Dirinya mendapat kabar saat menghadiri Maulid Nabi Muhammad SAW dan HUT Karawang di Manggungjaya. Menurut keterangan dari istrinya yang juga ikut bersama Wahid alias Doyok, saat kejadian kabarnya tengah menjaring ikan di sekitaran tambak di Ciparage. Wahid yang berprofesi sebagai calo tanah, ini seketika disambar petir yang bergemuruh hingga menghilangkan nyawanya. "Korban adalah calo tanah, kebetulan lagi jaring ikan di sekitaran tambak. Istrinya juga ikut saat itu," tuturnya.
Mahrus menambahkan, Wahid merupakan warga Dusun Ceah RT 23/07 Desa Pasirjaya, setelah jenazahnya tiba. Dikabarkan Wahid terluka  di bagian kepala belakangnya, setelah tersambar petir berbeda dengan korban sebelumnya yang banyak keluar darah dari telinganya. Wahid sebut kades, langsung disemayamkan. "Luka yang nampak itu bolong di bagian kepala bagian belakangnya," ungkapnya. (rud)


Mati Disambar Petir

25 November

Nalim (50) 
Warga Dusun Jarong Kulon RT 10/04 Desa Kiara
Suratno 
Warga Dusun II RT 03/02 Desa Sumurgede

10 Desember
Wahid (40)
Warga Dusun Ceah, Desa Pasirjaya, Cilamaya Kulon
Berbagi Artikel :

1 komentar:

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template