Petani Ngeluh Harga Urea Melonjak Tinggi - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Petani Ngeluh Harga Urea Melonjak Tinggi

Petani Ngeluh Harga Urea Melonjak Tinggi

Written By Mang Raka on Jumat, 09 Desember 2016 | 15.30.00

RAWAMERTA, RAKA - Pemupukan tanaman padi mulai dilakukan di area pertanian Kecamatan Rawamerta. Namun petani mengeluh harga-harga urea dan obat-obatan akhir-akhir ini melambung tinggi.
Ma'sum petani asal Desa Kutawargi Kutawargi Kecamatan Rawamerta mengatakan dengan 7 kwintal campuran antara urea 4 kuintal dan phonska 3 kuintal dinilai cukup dalam upaya meningkatkan hasil pertanian dengan luas lahan padi seluas 1,7 hektare. Pemupukan bertujuan untuk menambah zat-zat dan unsur-unsur makanan yang dibutuhkan oleh tanaman di dalam tanah. "Sebagai seorang petani kita harus mengenal jenis pupuk dan juga manfaatnya Untuk tanaman padi," katanya kepada Radar Karawang, Kamis (8/12) kemarin.
Ia melanjutkan, takaran urea dalam pemupukan tanaman padi disesuaikan dengan kondisi tanah. Namun hanya dengan bermodal pengalaman, ia mengaku tidak terlalu mengacu kepada buku panduan yang ada. Hanya saja mengikuti cara-cara yang sudah pernah ia lakukan sebelumnya. "Minimal kita tau apa yang menjadi kendala pertumbuhan dan penyebab penyakit yang menyerang tanaman padi, " ujarnya.
Masih kata Ma'sum, mahalnya urea saat ini menjadi kendala utama petani. Pasalnya terjadi lonjakan signifikan mengenai harga pupuk. Belum lagi dengan harga obat-obatan pencegah hama yang memang sudah mahal sejak dulu. Sedangkan harga jual padi musim kemarin menurun drastis. "Gimana ini nasib petani, harga obat-obatan tiap musim naik, tapi harga padi malah sebaliknya. Turun drastis," keluhnya.
Di tempat yang sama Ubud petani menambahkan, seharusnya petani mempunyai penghasilan yang paling besar dari pemerintah dibanding pegawai-pegawai lainnya. Sebab petani merupakan penopang pangan masyarakat seluruh negara. "Tanpa adanya petani, para pejabat tidak akan bisa tidur nyenyak karena kelaparan," ungkapnya. (mg3)

Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template