Perusahaan Diminta Tingkatkan Kualitas Produk - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Perusahaan Diminta Tingkatkan Kualitas Produk

Perusahaan Diminta Tingkatkan Kualitas Produk

Written By Mang Raka on Kamis, 08 Desember 2016 | 13.00.00

KARAWANG, RAKA - Perusahaan industri diminta untuk meningkatkan kualitas produk melalui standar nasional Indonesia (SNI) agar berdaya saing tinggi di pasar global. Ke depan setiap perusahaan industri harus memiliki sertifikat SNI bukan hanya untuk kepentingan perusahaan tapi juga perekonomian negara.

Deputi Penerapan Standar dan Akreditasi Badan Standarisasi Nasional, Kukuh Saepudin Achmad, mengatakan itu, Rabu (7/12). "Buyer (pembeli) di luar negeri paling selektif dengan produk yang dibelinya. Jika tidak ada standardisasi mereka pasti menolak dan mencari produk dari produsen lain yang sudah ada standarisasinya." kata Kukuh usai meninjau proses pembuatan kertas di Paper Machine (PM) 8-9 PT. Pindo Deli Pulp and Paper Mills , Desa Kutamekar, Kecamatan Ciampel.
PT. Pindo Deli , kata Kukuh, bisa menjadi role models dari perusahaan industri yang memiliki komitmen untuk melakukan standarisasi dari setiap produk yang dihasilkan perusahaannya. Jika setiap perusahaan industri melakukan komitmen yang sama dalam hal standardisasi akan mendukung pergerakan perekonomian negara karena produksi bisa bersaing. " Produk kertas Pindo Deli sudah dipasarkan ke lima benua karena produknya sudah memiliki standarisasi. Ini bisa menjadi contoh bagi industri lainnya, " katanya.
Beberapa produk PT Pindo Deli yang masuk dalam kategori andalan seperti Top Quality Paper dengan merek dagang Bola Dunia, termasuk tissue yang sudah memiliki sertifikat halal. Bahkan Pindo Deli pernah meraih nominee SNI Award untuk kategori perusahaan besar sektor kimia serba aneka pada 2014 silam.  Dikatakannya, dengan SNI, ada tiga hal yang bisa diperoleh perusahaan industri seperti produk yang dihasilkan perusahaan bisa melindungi masyarakat baik sebagai konsumen atau masyarakat umum lainnya.
Selain itu dengan standarisasi bisa meningkatkan daya saing industri bagi didalam negeri ataupun diluar negeri sebagai produk ekspor. Dan yang terpenting lagi dengan standarisasi perusahaan bisa meningkatkan efesiensi. "Jadi standarisasi itu sangat menguntungkan buat perusahaan sehingga saya mengimbau agar semua perusahaan memiliki SNI," katanya.
Kukuh mengatakan saat belum banyak perusahaan yang memiliki komitmen untuk mendapatkan sertifikat SNI. Oleh karena itu pihaknya saat ini gencar melakukan sosialisasi dan kunjungan kerja ke perusahaan industri agar kedepan seluruh perusahaan bisa memiliki standarisasi. "Karena kedepan standarisasi akan menjadi kewajiban setiap perusahaan. Makanya saat ini kita gencar melakukan sosialisasi ke setiap perusahaan tentang pentingnya standarisasi," katanya.
Dalam kesempatan tersebut GM Corporate Affairs APP Sinarmas Yuki Wardhana mengaku siap untuk mengikuti SNI Award pada tahun berikutnya. "Ya ke depannya kita akan mengikuti SNI Award seperti yang dianjurkan Badan Standarisasi Nasional, agar bisa berdaya saing lagi," ucapnya.
Sementara itu, Hendri Gunawan, Mills Head PT Pindo Deli Pulp and Paper Mills Karawang, mengatakan, label SNI ini sangat positif bagi produk perusahaanya. Tak hanya SNI, saat ini negara-negara yang mayoritas penduduknya muslim, juga menginginkan produk yang bersertifikasi halal. "Makanya, kami akan terus memenuhi keinginan pasar. Terutama, pasar negara-negara berpenduduk muslim," ujar Hendri.
Hendri memberi contoh, jangankan produk yang dikonsumsi langsung oleh konsumen, produk untuk kepentingan cetak menyetak juga sekarang yang paling laku yaitu yang berlabel halal dan SNI. Seperti di Malaysia, kertas produk Pindo Deli untuk foto copy kehalalannya harus terjamin. Jika tidak ada label halalnya, maka produk tersebut tidak bisa merambah pasar negeri Jiran tersebut.
Termasuk tisu yang diproduksi perusahaan ini, sudah mengantongi legalisasi standar internasional. Makanya, produk ini terus diminati pasar global. Namun sayang, tisu yang diproduksi perusahaan ini belum bergaransi SNI. Mengingat, perangkat dari lembaga sertifikasinya belum menunjang. "Tahun depan, produk kami  tisu , cast coated paper, art board paper  sudah SNI. Jangan sampai legalitas internasional kita miliki, tapi SNI-nya tidak ada,"ungkapnya. (ops)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template