Pelajar Khawatir Sekolahnya Tenggelam - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Pelajar Khawatir Sekolahnya Tenggelam

Pelajar Khawatir Sekolahnya Tenggelam

Written By Mang Raka on Jumat, 02 Desember 2016 | 15.00.00

TELUKJAMBEBARAT,RAKA - Akibat meluapnya sungai Tersier Pangasinan, SMPN 1 Telukjambe Barat di Kampung Pangasinan, Desa Karangligar, mengakibatkan sejumlah fasilitas sekolah mengalami kerusakan. Seperti lantai kelas yang anjlok hingga pagar sekolah nyaris roboh

Berdasarkan pengamatan Radar Karawang, Kamis (1/12) di lokasi meluapnya sungai pengasinan merobohkan tanggul pengaman tepat di depan sekolah. Bahkan air pun terus menggenangi pekarangan sekolah. Tidak jarang jika kondisi parah, air melimpas hingga memasuki bagian halaman sekolah, bahkan pagar sekolah pernah roboh saking kuatnya arus air. Kerusakan lain selain lantai kelas juga lantai musala dan lapangan olahraga sekolah.  Untuk itu diharapkan agar aman dari terjangan air supaya dibuatkan pengaman atau tanggul sungai lebih tinggi atau diadakan pengerukan supaya air tidak lagi masuki sekolah dan proses belajar dan mengajar pun berjalan aman.
Kepala sekolah SMPN 1 Telukjambe Barat, Ahmad Beben membenarkan kini beberapa fasilitas lantai kelas mengalami kerusakan hingga mengganggu kenyamanan siswa belajar. Dirinya pun menjelaskan bahwa Pemerintah daerah Karawang sudah membantu memperbaiki lapang yang berada dekat musholla dengan di tinggikan. Tapi harapannya agar Pejabat Disdikpora bisa melihat langsung ke sekolah agar ketahui bahwa SMPN 1 Teluk jambe barat kondisinya cukup mengkhawatirkan.
"Jika dibiarkan lama-lama maka pondasi bangunan akan mudah rapuh, dan bisa membahayakan siswa. Besar harapan saya supaya bisa ada solusi serius guna antisipasi masalah banjir limpasan air sungai ini. Hingga saat ini tanggul pengaman air mengalami kerusakan jadi bah air sungai langsung masuk halaman sekolah. Saya berharap Disdikpora bisa melihat langsung ke sekolah kami agar mengetahui permasalahannya dengan jelas," tandasnya.
Ajis (37) warga yang tinggal tidak jauh dari sekolah membenarkan luapan tersebut menjadi ancaman bagi proses belajar mengajar siswa. Dirinya mengaku anaknya juga sekolah di SMPN 1 Telukjambe Barat. Harapannya sekolah akan jauh lebih aman jika pihak sekolah membangun jembatan yang lebih tinggi. (yfn)

Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template