Pejabat Mulai Gerilya Cari Kursi 'Basah' - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » , » Pejabat Mulai Gerilya Cari Kursi 'Basah'

Pejabat Mulai Gerilya Cari Kursi 'Basah'

Written By Mang Raka on Kamis, 08 Desember 2016 | 20.18.00

-100 Jabatan Masih Kosong

TELAGASARI, RAKA - Kabar mutasi dan rotasi pejabat eselon 4B sampai 3A mulai berhembus. Jelang pelantikan yang sesumbar bakal dimulai 14 Desember ini, para pejabat semakin getol kasak-kusuk di lingkungan teras sejak Selasa (6/12) malam.
Ada yang berupaya menemui Bupati Cellica, ada pula yang menyasar ke kediaman Wakil Bupati Ahmad 'Jimmy' Zamakhsyari di Kecamatan Telagasari.
Menurut sumber yang meminta namanya dirahasiakan mengatakan, pelantikan pejabat eselon dikabarkan bakal digelar bertahap mulai tanggal 14-15 Desember ini. Dirinya tak menampik sejumlah pejabat yang nakal, minat mencuri perhatian lingkungan teras. Puncaknya pada Selasa (6/12) malam kemarin, beberapa pejabat dikabarkan ada yang menemui Cellica, ada pula yang bertemu Jimmy di Telagasari. Belum jelas isi pertemuan tersebut. Tapi biasanya memetakan penempatan. Ada yang meminta naik jabatan, perpindahan lokasi jabatan, maupun ditempatkan di OPD 'basah'. Tarik ulur mutasi yang memang menjadi wewenang bupati bersama Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat) ini, membuat sejumlah pejabat eselon 4B hingga 3A penasaran. Kemungkinan besar, katanya pelantikan atau pelaksanaan mutasi sekitar 14-15 Desember, disusul pelantikan pejabat di lingkungan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) pada 22 Desember, seperti para calon kepala sekolah. "Pejabat sudah kasak-kusuk. Gak tahu diundang atau sengaja menemui lingkungan teras. Yang jelas gerilyanya mulai terasa," ungkapnya.
Sebelumnya, Ketua Komisi A DPRD Karawang, Teddy Luthfiana sempat mewanti-wanti agar bupati segera melakukan mutasi-rotasi pejabat di lingkungan Pemkab, sebelum pergantian tahun. Mengingat Struktur Organisasi Tata Kerja (SOTK) baru yang harus dilaksanakan per Januari 2017 mendatang, sesuai UU Nomor 23 tahun 2014 Pemerintahan Daerah. Ada dinas yang dilebur, ada yang digabung dan ada yang baru. Yang jelas pengisian pejabat struktural itu, dimintanya agar profesional bukan berdasarkan selera politis. Karena dinas dan pejabatnya harus menjalankan visi-misi bupati dan wakil bupati, untuk mewujudkan janji-janji kampanyenya. Artinya terus Teddy, jika pengisian pejabat ini tidak mempertimbangkan dasar profesionalisme, khawatir kinerjanya kurang bagus pada pembangunan. "Ya memang mutasi harus segera dilakukan, tak boleh lewat Desember. Tapi tetap penempatannya harus profesional," ungkapnya saat di Desa Sukajaya, Kecamatan Cilamaya Kulon.
Wakil Bupati Karawang Jimmy Ahmad Zamaksyari di sela-sela upacara HUT PGRI Kecamatan Telagasari akhir November lalu, mengungkapkan soal mutasi dan rotasi pejabat di lingkungan Pemkab, merupakan kewenangan bupati. Baik soal waktu dan penempatannya. Dirinya juga berpesan, kepada para PNS agar tetap bekerja melayani masyarakat, dan jangan memikirkan urusan mutasi-rotasi. Karena sebagai abdi negara, harus siap ditempatkan dimana saja. "Mutasi itu urusan bupati, PNS ya harus siap ditempatkan dimanapun," pungkasnya.
Seperti diketahui, pejabat eselon 4B sampai 3A di Karawang per 2016 sekitar 1.238 orang. Dan sampai akhir 2016 ini, menyisakan sekitar 1.100 orang pejabat, karena banyaknya yang pensiun dan meninggal dunia. Sementara kebutuhan tahun 2017 berdasarkan Perpres No 18 tahun 2016, pembentukan SKPD baru, Karawang mempunyai 1.204 kursi jabatan. Artinya kekurangan atau kekosongan sekitar 100 jabatan. (rud)

Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template