Pejabat Diruwat - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Pejabat Diruwat

Pejabat Diruwat

Written By Mang Raka on Sabtu, 10 Desember 2016 | 18.30.00

Dalam aksi penolakan izin pertambangan di karst Pangkalan, massa aksi juga menggelar ritual ngaruwat. Rituan itu dimaksudkan untuk membersihkan energi negatif yang merasuki para pejabat di lingkungan Pemkab Karawang. "Ritual ngaruwat ini kami lakukan agar para pejabat pemkab sadar, terkait ancaman bencana jika izin tambang dikeluarkan," kata Kordinator Aksi Koalisi Melawan Tambang Iwan Soemantri Amintapraja.
Menurut Iwan, aksi ngaruwat tersebut dilakukan agar seluruh energi negatif yang berada di lingkungan pemkab bisa hilang, tergantikan dengan energi positif. Dengan begitu, kata dia, pejabat di Pemkab Karawang bisa memenuhi keinginan masyarakat yang menginginkan penolakan izin tambang. "Kami sengaja melakukan ritual ngaruwat dalam unjuk rasa ini. Tujuannya mengusir energi negatif dari lingkungan pemda," kata Iwan.
Ritual ngaruwat ini dilakukan dengan menebar kembang tujuh rupa, minyak putri duyung, dan minyak wewangian sambil membawa kemenyan. Penebaran kembang dan minyak-minyak tersebut dilakukan dengan berkeliling di seputar kantor Pemkab Karawang. "Kita dengan tegas menolak rencana pemkab, untuk memberikan izin tambang di Karawang selatan," katanya.
Ia melanjutkan, beberapa hari sebelumnya muncul iklan dari Pemkab Karawang di salah satu media massa lokal, tentang pengumuman permohonan izin lingkungan dari PT Mas Putih Belitung. Munculnya iklan itu disambut dengan penolakan dari masyarakat Karawang. "Kami masyarakat Karawang sangat menolak dikeluarkannya izin lingkungan untuk pabrik semen PT Mas Putih Belitung. Itu keinginan masyarakat, jadi pemkab harus mengikuti keinginan masyarakat," katanya. (ops)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template