Oknun Desersi TNI Jadi Pelaku Curanmor - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Oknun Desersi TNI Jadi Pelaku Curanmor

Oknun Desersi TNI Jadi Pelaku Curanmor

Written By Mang Raka on Selasa, 06 Desember 2016 | 13.00.00

PURWAKARTA, RAKA - Tujuh orang pelaku pencurian dengan kekerasan dan pencurian dengan pemberatan berhasil diamankan petugas kepolisian Polres Purwakarta. Dua pelaku diantaranya diketahui oknum desersi TNI. Semua pelaku saat ini mendekam di sel tahanan Polres Purwakarta.
Dalam kasus yang melibatkan dua oknum desersi TNI berinisial Sp (39) dan seorang sipil berinisial Rm (34) ini, diketahui melakukan aksi curas di Jalan Perum Panorama Indah Ciseureuh Kecamatan Purwakarta Kota. "Modus operandi pelaku dengan cara memepet dan mengambil paksa sepeda motor," ujar Kapolres Purwakarta, AKBP Trunoyudo Wisno Andiko, Senin (5/12).
Setelah memepet kendaraan milik korban, lanjut dia, para pelaku ini langsung menganiaya dan mengambil barang berharga korban lalu melarikan diri. Kasus itu terjadi pada 20 Agustus 2016 lalu. "Korban bernama Darmin. Kami menyita tiga sepeda motor jenis matic dengan nomor polisi T 3620 BW milik korban. Lalu plat nomor T 6592 CI dan T 2011 CI," ungkapnya.
Kasus lainnya, yang juga melibatkan oknum desersi TNI AD berinisial HY (34) dengan dibantu warga sipil berinisial RH (42). "Modusnya sama dengan memepet kendaraan yang sedang dikendarai korban Edi Ruhiat. Setelah itu menganiaya dan membawa kabur barang berharga korban," kata dia.
Pada kasus itu, polisi menyita satu unit kendaraan roda dua jenis matic dengan nomor polisi T 2960 BG. Para tersangka dengan kasus curas itu dikenai Pasal 365 dan 368 KUH Pidana. "Para eks TNI AD itu karena sudah tidak lagi jadi anggota, maka kasusnya bisa dilanjutkan lewat pemeriksaan perkara umum," jelasnya.
Selalin melibatkan dua personil desersi TNI AD, polisi juga mengamankan tersangka lainnya yang berinisial AG dan AJ. Kedua orang itu termasuk orang yang diburu polisi karena terlibat curas pada Februari 2016 dengan total pelaku 10 orang. Sebagian tersangka lain sudah diamankan terlebih dulu. "Lagi-lagi modusnya sama dipepet, dianiaya lalu kendaraan korban yang bernama Rinto Andrian dibawa lari. Pada kasus ini tersangka diterapkan pasal 170 ayat (1) huruf 3e KUH Pidana dan Pasal 365 KUH Pidana dengan ancaman pidana penjara selama 12 tahun," papar Trunoyudo dalam Jumpresnya, di Halaman Mapolres Purwakarta. Sementara pelaku lain dalam kasus yang berbeda adalah WR (37) asal Pusakajaya Kabupaten Subang. Pelaku ini dibekuk usai melakukan aksinya di halaman parkir Masjid Jami Nurul Kampung Ciloajaya, Desa Cibening Bungursari, terhadap korbannya bernama Momon Kardiman. Dalam aksinya, pelaku membobol kunci motor matic dengan nopol T 6915 CP menggunakan kunci letter T. "Selain membekuk pelaku, petugas kami juga mengamankan sepeda motor milik korban dan pelaku yang digunakan dalam aksi kejahatannya, serta dudukan kunci berikut 2 buah anak kunci. Pelaku kita jerat dengan pasal 363 ayat (1) ke-3 dan 5 dengan ancaman 7 tahun penjara," pungkasnya. (awk)

Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template