MCK Masjid Dijatah Rp 2 Miliar - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » MCK Masjid Dijatah Rp 2 Miliar

MCK Masjid Dijatah Rp 2 Miliar

Written By Mang Raka on Selasa, 27 Desember 2016 | 15.00.00

KARAWANG, RAKA - Keberadaan toilet dan tempat wudhu di masjid sangat vital bagi umat Islam. Meski begitu, Dinas Bina Marga dan Pengairan yang akan berubah menjadi Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tahun 2017, hanya mengalokasikan anggaran untuk sarana dan prasarana keagamaan sebesar Rp 2 miliar.
Kepala Dinas Bina Marga dan Pengairan Kabupaten Karawang, Acep Jamhuri menyampaikan, pemerintah sudah mengalokasikan anggaran melalui Dinas PUPR tahun 2017 berbentuk block grant, untuk peningkatan sarana dan prasarana keagamaan senilai Rp 2 miliar. "Itu penggunaannya untuk tempat wudhu dan MCK (mandi, cuci, kakus)," ujar Acep usai mengikuti kegiatan Bahsul Masail di Masjid Agung Karawang, baru-baru ini.
Menurutnya, alokasi anggaran sebesar Rp 2 miliar itu adalah anggaran yang dialokasikan untuk Dinas Cipta Karya. Tapi karena di tahun 2017 antara Bina Marga dan Cipta Karya akan berubah nama menjadi Dinas PUPR, maka anggarannya juga disatukan. "Kita baru nerima peralihan dari Cipta Karya dulu yah. Insyaallah nanti di perubahan (2017), akan ada alokasi anggaran lebih besar untuk itu (di Dinas PUPR)," pungkasnya.
Sementara kader muda Nahdlatul Ulama, Ahmad Jamaludin mengatakan, anggaran perbaikan MCK masjid sangat kurang. Itu dilihat dari 309 desa dan kelurahan di Karawang. Jika dihitung per desa Rp 10 juta saja, maka nilainya Rp 3 miliar lebih. "Itu porsi yang sangat sedikit. Terlebih jumlah masjid, musola dan majelis taklim di tiap dusun saja bisa 2 hingga 3 bangunan," tuturnya.
Dia mendesak pemerintah lebih memperhatikan sarana dan prasarana keagamaan. Utamanya untuk toilet dan tempat wudhu. Hal ini penting agar setiap kegiatan keagamaan di masjid, mushola dan majelis taklim bisa berjalan dengan baik. "Apalagi generasi muda saat ini sudah mulai menjauh dari agama. Sehingga mental dan moralnya juga mulai rusak," ujar mantan ketua PC IPNU Karawang itu. (zie)

Berbagi Artikel :

1 komentar:

  1. Pemerintah HARUS mengangarkan dana pembangunan masjid jangan untuk BANGUNANnya saja ,tapi untuk penanggulangan &antisipasi ,penyuluhan anti TEROR dan RADIKAL,Agar jangan banyak Orang yg Salah mengartikan ISLAM . kucurin dananya yg memadai. tapi jangan di SUNAT dananya !!!!!!!!!!

    BalasHapus

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template