Mafia Tenaga Kerja Tipu Ratusan Orang - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » , » Mafia Tenaga Kerja Tipu Ratusan Orang

Mafia Tenaga Kerja Tipu Ratusan Orang

Written By Mang Raka on Rabu, 07 Desember 2016 | 18.55.00

-Patok Uang Pelicin Rp 3 Juta

KARAWANG, RAKA - Kasus dugaan penipuan calon tenaga kerja kembali terjadi di Karawang. Kali ini menimpa ratusan orang yang berniat bekerja di PT Glicowins. Mereka bukan hanya dari Karawang, tapi juga Bekasi dan Jakarta.
Jayadi K (19) salah satu dari ratusan calon tenaga kerja mengatakan, kesabaran dirinya dan teman-temannya akan janji manis yang diucapkan pelaku yang diketahui bernama Ali, telah berubah menjadi kesal. Sebab, sudah lebih empat bulan mereka menunggu untuk mendapatkan pekerjaan di perusahaan pembuat es krim tersebut, namun selalu tidak terealiasi. "Bahkan, kami juga sudah pernah menandatangani kontrak kerja di aula Hotel Karang Indah. Tapi, hingga hari ini (kemarin) kami juga belum dipanggil untuk bekerja," terang Jayadi, Selasa (6/12) kemarin.
Pelaku, kata Jayadi, selalu berkilah bahwa rekrutmen tenaga terja belum berjalan mulus, karena masih ada permasalahan dengan pihak ormas dan karang taruna setempat. "Karena udah kelamaan nunggunya, kami pun tak sabar dan langsung mendatangi rumah kontrakan mereka yang tidak jauh dari lokasi pabrik tersebut," jelas Jayadi.
Jayadi mengaku telah menyerahkan uang sebanyak Rp 3 juta secara bertahap kepada Ali. Uang tersebut merupakan uang sogokan agar dapat diterima di perusahaan tersebut. "Karena dia (Ali) mengaku orang kepecayaan perusahaan. Kami percaya saja dan menyerahkan uang yang dia minta. Bukan hanya saya yang bernasib seperti ini, tapi ada ratusan pekerja yang berasal dari Karawang, Bekasi dan Jakarta," ungkap Jayadi
Ali yang mengaku orang kepercayaan perusahaan pembuat es krim yang berlokasi di Jalan Pangkalan, Desa Kaligandu, Kecamatan Telukjambe Barat, itu akhirnya diamankan petugas TNI dari sebuah rumah, yang dijadikan sebagai kantor rekrutmen tenaga kerja, Senin (5/12) malam lalu.
Selain Ali, dua rekannya Dewi dan Rina juga ikut diboyong ke Polres Karawang. Sebab, kedua wanita itu diduga mengetahui rekrutmen ratusan tenaga kerja yang tidak kunjung bekerja, meski sudah menandatangani kontrak kerja. Kasatreskrim Polres Karawang AKP Hairullah membenarkan kejadian tersebut. Meski begitu, pihaknya belum bisa menentukan status ketiga orang tersebut karena masih dalam pemeriksaan. "Belum, belum. Statusnya masih terlapor," kata Hairullah. (ops)


Jumlah Penduduk
2,2 juta jiwa

Jumlah Pengangguran
140 ribu orang

Peluang Kerja
1.200 Perusahaan

Angkatan Kerja Terserap
900 Ribu orang

Lulusan SMA/SMK
32 Ribu per tahun

Uang Pelicin Masuk Kerja
Rp 3-5 juta





Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template