LPG 3 Kg Cuma Untuk Warga Miskin - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » LPG 3 Kg Cuma Untuk Warga Miskin

LPG 3 Kg Cuma Untuk Warga Miskin

Written By Mang Raka on Jumat, 02 Desember 2016 | 16.00.00

KARAWANG, RAKA - Sekretaris Kelurahan Karawang Wetan, Kecamatan Karawang Timur, Endang Hanafi, mengakui PNS yang ada dilingkungan kelurahannya masih banyak yang menggunakan gas elpiji 3 Kg. Adapun alasannya adalah karena gaji PNS tersebut habis untuk membayar hutang atau untuk kehidupan sehari-hari.

"Harus diakui, masih banyak PNS yang menggunakan gas elpiji 3 kg. Tapi itu juga PNS yang golongan I dan II, kalau untuk golongan III keatas saya rasa tidak karena mereka punya tunjangan," ujar Endang, kepada RAKA, Kamis (1/12).
Dia menyampaikan, khusus untuk PNS golongan I dan II, memang tidak cukup memenuhi kebutuhan hidupnya. Meskipun secara gaji diatas Rp 1.500.000, tetapi pada kenyataannnya aturan yang menyatakan gas elpiji 3 kg itu untuk warga yang memiliki pendapatan dibawah Rp 1.500.000 itu tidak sesuai di Karawang, karena kehidupan di Karawang cukup tinggi.
Oleh karenanya, dia menyampaikan, fenomena tersebut dinilai wajar, meski mereka PNS tetapi tetap menggunakan gas subsidi untuk kebutuhan rumah tangganya. "Kelangkaan gas subsidi memang sering terjadi, tapi bukan hanya karena PNS saja yang pakai gas 3 kg. Tapi karena disini (Karawang Wetan, red) banyak pendatang juga yang berprofesi sebagai pedagang terutama jadi PKL," ujarnya.
Lebih lanjut dia menyampaikan, untuk pengawasannya sendiri, pihaknya sering melakukan komunikasi dan koordinasi dengan pemilik pangkalan dan agen gas elpiji 3 kg. Agar saat mendistribusikan atau menjual gas elpiji 3 kg dilakukan pengecekan KTP. Sehingga penjualan benar-benar kepada warga sekitar. "Kalau untuk pengawasan khusus, kami belum lakukan. Hanya meminta kepada pangkalan melayani konsumen warga sekitar saja dengan menunjukan KTP," ujarnya.
Sedangkan, jika mendapati adanya pelanggaran yang dilakukan pemilik pangkalan gas elpiji 3 kg, pihaknya akan segera membuat laporan ke pihak kepolisian agar ditindaklanjuti berdasarkan ketentuan hukum yang berlaku. Adapun yang dijadikan sumber informasinya adalah perangkat desa yang ada ditengah-tengah lapangan, yaitu para ketua RT, RW termasuk Kepala Dusun. "Sebenarnya yang memiliki pengaturan pendistribusian gas adalah Hiswana Migas. Kami hanya mengawasi. Itu juga tidak bisa menindak," ujarnya.
Agen Gas elpiji 3 Kg, Hendra Suhanda, menyampaikan, seharusnya memang dilakukan pengontrolan secara ketat dimana ditingkatan paling bawah diberikan kewenangan kepada pemerintahan desa atau kelurahan. Sehingga pendistribusian gas LPG 3 Kg sampai pada yang berhaknya. "Memang harus diawasi secara ketat. Karena kalau bagi kami sebagai agen gas. Selalu mengikuti aturan main yang berlaku. Yang sering jadi persoalan adalah ditingatan bawah atau pengecer," ujarnya. (zie)

Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template