Korban Jalan Berbatu Sukaluyu Sudah Enam - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Korban Jalan Berbatu Sukaluyu Sudah Enam

Korban Jalan Berbatu Sukaluyu Sudah Enam

Written By Mang Raka on Jumat, 02 Desember 2016 | 16.00.00

TELUKJAMBETIMUR, RAKA - Hampir Tiga tahun jalan utama di kampung Kalipandan, Desa Sukaluyu, dalam keadaan rusak parah. Akibat kerusakan itu tidak sedikit pengendara yang mengalami kecelakaan, selain banjir yang menggenangi rumah warga setiap kali turun hujan terlebih warga sekitar sering tergenang banjir jika terguyur hujan, Kamis (1/12).

Sebelumnya warga sempat menanami jalan rusak itu dengan pohon pisang yang sengaja ditanam ditengah jalan. Aksi warga ini mendapat tanggapan serius hingga akhirnya jalan itupun ditambal dengan batu split dan koral. Tetapi sayang tidak dilakukan pemadatan hingga mengakibatkan jalanan menjadi licin dan berbahaya untuk dilintasi.  
Saat ini sebagian material malah sudah tergerus air hujan hingga memenuhi saluran air yang tidak jauh dari jalan utama.
Warga berharap pemerintah bisa secepatnya memperbaiki hingga jalanan tidak lagi tergenang air hujan sehingga warga bisa melakukan aktivitas perekonomiannya tanpa hambatan. Seperti dituturkan Masitoh (55), jalan rusak itu sudah lima tahun mengalami kerusakan dan sampai saat ini sama sekali belum tersentuh perbaikan. Bahkan akibat itu sudah enam orang yang dinyatakan menjadi korban.
"Sepengetahuan saya sudah enam orang jadi korban kecelakaan di jalan yang rusak itu. Saya tahu karena tempat tinggal saya dekat dengan titik jalan rusak. Sehingga setiap kali ada kendaraan yang celaka suaranya kedengaran sampai ke rumah saya," ucap Masitoh sembari menambahkan rata-rata kendaraan yang mengalami kecelakaan malam hari atau pada saat hujan turun.
Berdasarkan pengakuan korban, lanjut Masitoh, mereka celaka karena akibat kondisi jalan yang licin lantaran sebaran batu split dan koral yang menutupi jalan berlubang.
"Mereka mengaku lantaran jalan yang dilintasi licin. Batu koral dan split yang menimbun jalan berlubang membuat ban kendaraan menjadi slip," tutur Masitoh dan menambahkan jalanan yang ditutupi split dan batu koral itu akan tergenang air jika hujan dan airnya melimpas hingga ke dalam rumahnya.
Sekertaris Desa Sukaluyu, Iskandar ketika dikonfirmasi terkait jalan rusak di wilayahnya itu menyampaikan, memang ada beberapa titik jalan di wilayahnya mengalami kerusakan dan belum di perbaiki. Sementara pemerintah Desa Sukaluyu sendiri sudah mengajukan perbaikan namun hingga kini belum mendapat tanggapan. Sementara sekarang ini sudah memasuki musim hujan, sehingga kondisinyapun jadi semakin parah. "Perihal jalan rusak memang ada di beberapa titik. Untuk meminimalkan terjadinya korban sementara ditimbun split dan batu koral karena sebentar lagi akan diperbaiki," ucapnya.
Selain itu, Heri (30) pengendara motor mengungkapkan kerusakan jalan rusak rata-rata karena berlubang dan berkeroak. Diameter kerusakannyapun beda-beda dan tersebar dibeberapa wilayah termasuk yang ada di jalan umum Sirnabaya. "Kalau masuk ke lubang sparepart motor bagian depan bisa mengalami kerusakan. Apalagi kalau sampai terjatuh bisa bikin terluka," katanya. (yfn)

Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template