Konvoi Truk Juga Diprotes di Telukjambe - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Konvoi Truk Juga Diprotes di Telukjambe

Konvoi Truk Juga Diprotes di Telukjambe

Written By Mang Raka on Sabtu, 03 Desember 2016 | 16.00.00

TELUKJAMBE BARAT, RAKA - Bukan hanya masyarakat di Kecamatan Tegalwaru dan Pangkalan, keluhan terhadap aktivitas truk juga dikeluhkan masyarakat di Kecamatan Telukjambe Barat. Seperti terjadi Jumat (2/12), warga Pasar Jati, Desa Margakaya, berharap pemerintah melakukan tindakan tegas terhadap aktivitas sejumlah truk yang melakukan konvoi di jalan raya, meski kondisi lalulintas sudah ramai. Warga khawatir menjadi korban karena terlindas.

Kekhawatiran itu bisa dilihat disekitar Pasar Jati. Kondisi disana ketika pagi dan siang hari penuh sesak warga yang bukan saja yang berangkat bekerja dan sekolah, namun pertigaan itu pun menjadi aktivitas warga berbelanja. Bahkan beberapa bulan sebelumnya ada pengendara motor terlindas truk yang sedang konvoi. Sayang, hingga kini belum ada tindakan tegas dilakukan Dinas Perhubungan terkait aktivitas truk-truk tersebut.
Seperti diutarakan Yani (34) pemilik toko kelontong, sebenarnya jalan sempit di Pertigaan Jati membuat lalulintas kendaraan sedikit terhambat oleh aktivitas warga yang lalulalang untuk berbelanja kebutuhan. Karena selain banyak toko juga setiap hari Kamis ada pasar dadakan. "Truk konvoi sudah jadi pemandangan biasa disini. Konvoi kendaraan itu sangat membahayakan. Bukan cuma ancaman terlindas tetapi juga senggolan kendaraan yang terkadang berjalan hingga ke pinggir," katanya.
Sementara Winani (27) berpendapat agar pemerintah bisa sedikit serius menanggapi keluhan warga pengguna jalan utama Badami-Loji yang merasa terancam dengan aksi konvoi truk-truk besar. "Padahal konvoi kendaraan itu tidak jarang membuat celaka pengguna jalan lainnya. Tetapi anehnya Dinas Perhubungan sama sekali tidak melakukan apa-apa," tandasnya.
Retno (40) juga menyampaikan hal sama, jika hujan juga tidak jarang kendaraan pengangkut bermuatan juga tidak menggunakan pengaman dan mengakibatkan material yang dibawa berjatuhan di jalan. Apalagi jika membawa tanah merah tidak pelak jalan pun jadi kotor oleh tumpahan material. "Itu justru malah buat pengguna jalan lain terganggu. Sekarang saja sudah berapa titik jalan mengalami kerusakan. Seperti di depan show room Honda. Dipertigaan Pasar Jati, bahkan di jembatan penyeberangan Kali Tarum Barat juga sudah rusak parah akibat aktifitas truk-truk besar itu," katanya. (yfn)

Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template