Konsumsi Sabu Pemulung Diciduk - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Konsumsi Sabu Pemulung Diciduk

Konsumsi Sabu Pemulung Diciduk

Written By Mang Raka on Jumat, 09 Desember 2016 | 12.00.00

KARAWANG,RAKA - Satnarkoba Polres Karawang menangkap dua warga terkait penyalahgunaan narkotika jenis sabu di dua tempat dan waktu terpisah. Dari tangan kedua pelaku, petugas menyita sabu seberat 2 (dua) gram untuk dijadikan barang bukti.

Kasat Narkoba Polres Karawang AKP Ade Cokro Purnomo  didampingi KBO Iptu Abdul Wahab saat ditemui wartawan di kantornya, Kamis (8/12) mengatakan, awalnya pihaknya menangkap Nanang Muheri alias Boneng (38) warga Kampung Krajan III RT 017/005 Desa/Kecamatan Lemahabang, Senin (5/12) malam lalu di sebuah kontrakan yang tak jauh dari  rumahnya.
Berselang beberapa jam kemudian, pihaknya kembali menangkap seorang warga yang diketahui bernama Firman Nurahman alias Babeh( 31) warga Jalan Singaperbangsa No. 29 RT.
001/025 Kelurahan Nagasari Kecamatan Karawang Barat Karawang, juga  disebuah kontrakan yang tak jauh dari tempat tinggalnya. Dikatakannya, pihaknya menangkap Boneng setelah mendapat info dari masyarakat yang menyebutkan  tersangka kerap mengkonsumsi dan menyimpan  sabu dalam jumlah  besar.
Atas informasi tersebut, anggotanya bergerak cepat dan langsung mengamankan tersangka. "Saat ditangkap, tersangka awalnya berusaha berkelit. Namun setelah dilakukan penggeladahan ditemukan barang bukti sabu sekitar 0,9 gram. "Meski mengakui sabu tersebut miliknya, tersangka tetap menolak menyebutkan dari mana sabu tersebut," ujar Ade.
Tersangka juga menolak disebut sebagai pengedar. Sebab, sabu yang sebelumnya seberat satu gram (jie) itu memang dibeli dari seseorang seharga Rp 1,5 juta.  Lelaki yang berprofesi sebagai pemulung itu,  mengaku harus mengkonsumsi sabu sebelum bekerja. "Jika tidak, badannya akan terasa sakit dan tidak bertenaga," kata Ade.
Sedangkan Babeh sendiri mengaku mendapatkan sabu tersebut dari seseorang yang baru dikenal dengan sistem transaksi model tempel(transaksi dipandu lewat hape). Akibatnya, penydik kesulitan untuk mengembangkan perkara tersebut.  Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, penyidik menjerat Boneng dan Babeh dengan pasal 114 ayat (1) jo 112 ayat(1) UURI No.35 tahun 2009 tentang Narkotika."Jika terbukti sebagai pengedar, ancaman hukumannya minimal 5 tahun penjara," tandasnya. (ops)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template