Kebutuhan Masyarakat Bisa Jadi Ladang Bisnis - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Kebutuhan Masyarakat Bisa Jadi Ladang Bisnis

Kebutuhan Masyarakat Bisa Jadi Ladang Bisnis

Written By Mang Raka on Kamis, 08 Desember 2016 | 14.00.00

-Cara Jitu Hidupkan BUMDes

BATUJAYA, RAKA - Kepala Desa Karyamulya Kecamatan Batujaya Alek Sukardi mengatakan kucuran dana yang digelontorkan pemerintah untuk masyarakat melalui BUMDes harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya, jangan sampai dana sebesar itu malah justru mubazir tak bermanfaat. Maka dari itu, BUMDes disarankan untuk ikut ambil bagian berbisnis di bidang kebutuhan masyarakat.
Ketua BUMDes, kata dia, dituntut untuk cerdas dalam pengalokasian dana Badan Usaha Milik Desa tersebut. Misalnya dengan menggandeng Bulog dan membuat grosir kebutuhan masyarakat yang dinilai konsumtif. Seperti beras, terigu, gula pasir, minyak sayur. Namun dengan syarat harga harus dibawah pasaran, karena ini bukan murni usaha untuk mencari keuntungan. Namun untuk membantu masyarakat meringankan beban. "Dengan 4 jenis bahan pokok itu saja, saya rasa alokasi BUMDes akan optimal sesuai dengan perencanaan," katanya kepada Radar Karawang, Rabu (7/12) kemarin.
Di Kecamatan Batujaya sudah dibentuk kumpulan BUMDes bersama intinya untuk merancang dan mengarahkan alur dana agar tidak terjadi salah penempatan yang akhirnya dapat terbuang sia-sia. "Kalau sia-sia banget sih tidak, karena dimanfaatkan oleh masyarakat. Tapi saya rasa kurang pas kalau hanya diberikan kepada masyarakat untk menanam modal. Soalnya mengacu dari pengalaman yang sudah ada, banyak masyarakat memakai dana tersebut untuk keperluan sehari-hari, yang akhirnya dana tersebut tidak efektif,' kata Sekjen Apdesi Karawang ini.
Dalam rapat dengan provinsi, ia sering utarakan argumen ini agar menjadi bahan pertimbangan, jangan sampai BUMDes menjadi sesuatu yang mubazir.
Namun bila nanti BUMDes jadi bergerak di bidang usaha kebutuhan masyarakat, kepala desa juga jangan semena-mena mempermudah perizinan supermarket. Sebab banyak kepala desa justru memberikan izin kepada toko modern untuk mendirikan usaha di tengah kondisi perdagangan masyarakat. "Ya sama saja bohong, karena semakin menjamurnya minimarket banyak warung-warung kecil gulung tikar," kata Alek. (mg3)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template