Kader Posyandu Tagih Janji Cellica - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Kader Posyandu Tagih Janji Cellica

Kader Posyandu Tagih Janji Cellica

Written By Mang Raka on Jumat, 30 Desember 2016 | 16.00.00

RENGASDENGKLOK, RAKA - Bupati Karawang dr Cellica Nurachadiana, diklaim pernah berjanji akan menaikan insentif kader posyandu. Mereka berharap, janji tersebut segera direalisasikan. Karena insetif kader posyandu saat ini hanya Rp 100 per bulan.
Para kader posyandu, Kamis (29/12) kemarin melakukan pertemuan tiga bulanan di Aula kantor Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Rengasdengklok dengan didampingi 2 dokter magang dari Universitas Kristen Krida Wacana (UKRIDA) diisi dengan penguatan pemahaman kader poyandu. "Kegiatan 3 bualanan ini dilakukan dalam rangka pemberian uang insentif untuk kader posyandu dari 6 desa, itu ada 57 posyandu yang tersebar di Kecamatan Rengasdengklok, selain itu kader posyandu juga diingatkan sekaligus merefresh kembali tentang pemahannya dala menangani kesehatan di tiap-tiap desa," kata Riabussolihin S.Km Promkes (Promosi Kesehatan) Pusat Puskesmas Rengasdengklok.
Dalam pertemuan 3 bulanan ini, sambung dia, ia menyampaikan pentingnya 12 indikator keluarga sehat dari mulai persyaratan JKM (Jaminan Kesehatan Masyarakat) sampai dengan bagaimana cara memepergunakan KMS (Kartu Menuju sehat). Sekaligus mempererat silaturahmi antara staf puskemas dan kader. "Supaya kita juga bisa lebih akrab lagi dengan kader, karena kader posyandu ini merupakan ujung tombak untuk memberikan informasi kesehatan bayi dan balita serta ibu hamil dilapangan. Kalau gak deket sama kader, gimana mau sukses program kita" ucapnya.
Dilanjutkannya, setiap tiga bulan sekali kader diberikan uang insentif sebesar Rp 100 ribu per posyandu, namun dulu dr Cellica pernah menjajikan untuk kenaikan uang insentif bagi kader. "Mudah-mudahan bisa terlaksana," kata dia.
Dr Grace wona dan Dr Oktaviana dari Universitas Kristen Krida Wacana (UKRIDA) ko-as atau ko-asisten mahasiswa yang masih dalam tahap pendidikan dalam memenuhi kompetensi sebelum dinyatakan sebagai seorang dokter menambahkan kefektifan kader itu bisa dirasakan langsung manfaatnya, jika si kader mengertu dan memahami tugasnya masing-masing. "Jadi para kader itu kita bina dan ditingkatkan lagi pengetahuannya, supaya dia juga bisa memberikan pengetahuan kepada masyarakat," tandasnya. (mg3)
Berbagi Artikel :

2 komentar:

  1. Iya bu tambahin Rangsomannya RP......... Tingkatkan wawasan kader- kader dng pemberian Buku -buku pedoman,pelatihan / pembinaan/manggang . Galang juga kader yg berbasis sosial (dlm artikata tdk ada imbalan) ( sukarelawan).karna sebuah negara akan mempunyai Sistem yg sangat kuat jika basis sosialnya tinggi. ## Tapi Jgn lupa KAMPANYEKAN ______#ASI {air susu ibu}______yg lebih gencar lagi. Aman, MURAH, Higienis,praktis, dan Enzim -Enzim nya sangat Kompleks Penting untuk perumbuhan Anak. Resiko terkena Diare pun kecil. Kita jgn seperti Filipina warganya negaranya menjadi konsumen susu pormula tertinggi Di DUNIA. Sedangkan ibu -ibu tersebut tdk bekerja . Tidak seimbang Dengan INCOME masyarakat Di sana.coba hitung sendiri berapa harga per /kaleng ?? TERIMAKASIH Buat IBU /Bapak Kader 👍🏽

    BalasHapus
  2. Ibu suami suami nya juga ceria 😀 Hemat ,teu kudu ngaleumbur ( cari tambahan).yg seneng ibu juga 😀

    BalasHapus

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template