Jual Pupuk Diatas HET Bisa Dilaporkan Polisi - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Jual Pupuk Diatas HET Bisa Dilaporkan Polisi

Jual Pupuk Diatas HET Bisa Dilaporkan Polisi

Written By Mang Raka on Sabtu, 10 Desember 2016 | 16.00.00

KARAWANG, RAKA - PT Pupuk Kujang Cikampek memerintahkan kepada para distributor agar menindak tegas kios/pengecer yang menjual pupuk urea bersubsidi diatas Harga Eceran Tertinggi (HET) dan melaporkannya kepada Dinas Pertanian.

Superintenden Infokom PT Pupuk Kujang Indra Gunawan, mengkarifikasi atas pemberitaan yang dimuat di radar karawang pada (8/12) yang menyebutkan petani ngeluh soal harga urea yang melonjak tinggi. Pasalnya setelah dilakukan pengecekan ke lapangan, pihaknya memperoleh informasi dari nara sumber berita yaitu bapak Ma’sum petani Desa Kutawargi, Kecamatan Rawamerta bahwa pupuk yang dibelinya tidak langsung dari kios/pengecer resmi.
"Saya membeli dari pemilik sawah dan bayarnya juga nanti setelah panen," ujar Indra Gunawan menirukan pernyataan  Ma’sum yang menyampaikan kepada Account Executif Pupuk Kujang wilayah Karawang Dani Ahmad.
Sementara, tambah Indra, pemilik kios Wargi Tani Hj. Umaemah saat dikonfirmasi oleh pihak Pupuk Kujang  mengatakan bahwa harga jual ditokonya sudah sesuai HET. Pemilik sawah sudah membayar lunas pembelian pupuk urea kepadanya. Menurut Indra, sudah jelas apabila harga pupuk urea dibeli dengan cara yarnen (bayar setelah panen) akan melebihi harga HET, karena ketentuan harga HET yaitu apabila pupuk urea dibeli di kios resmi, dalam kemasan 50 kg serta dibayar tunai.
"Penunjukan dan pemberhentian Pengecer pupuk bersubsidi ditetapkan oleh Distributor setelah mendapatkan persetujuan Produsen, oleh karena itu apabila ada kios/pengecer yang melanggar ketentuan kerjasama dengan distributor pihak PT Pupuk Kujang akan memperingati distributor untuk melakukan tindakan tegas terhadap kios/pengecer diwilayah tanggungjawabnya," ujar Indra.
Lebih lanjut Indra menyampaikan, Kementerian Pertanian (Kementan) menetapkan harga eceran tertinggi (HET) untuk pupuk urea Rp 1.800 per kilogram (kg), pupuk SP-36 Rp 2.000 per kg, pupuk ZA Rp 1.400 per kg, pupuk NPK Rp 2.300 per kg, dan pupuk organik Rp 500 per kg. "Ketetapan HET itu tertuang dalam Permentan No 60/SR.310/12/2015 tentang Kebutuhan dan Harga Eceran Tertinggi untuk Pupuk Bersubsidi Sektor Pertanian Tahun Anggaran 2016, sampai saat ini belum ada perubahan untuk tahun 2017," pungkasnya. (zie)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template