Honor Bidan PTT Disunat - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » , » Honor Bidan PTT Disunat

Honor Bidan PTT Disunat

Written By Mang Raka on Jumat, 09 Desember 2016 | 16.00.00

CILAMAYA WETAN, RAKA - Polemik dana kapitasi di lingkungan Dinas Kesehatan (Dinkes) kembali muncul. Kali ini soal pencairan dana rapelan kapitasi bidan pegawai tidak tetap (PTT) per Januari-September, yang turun 70 persen awal Desember ini.
Honor bidan PTT dari dana kapitasi, dikabarkan dipotong sepihak oknum manajemen Puskesmas Sukatani, Kecamatan Cilamaya Wetan. Dari honor yang seharusnya diterima sekitar Rp 6 jutaan, para bidan PTT di puskesmas yang menjadi lumbung pelayanan keracunan bubur asyuro itu, hanya diberikan Rp 3,8 jutaan. Spontan hal ini mengundang reaksi dari internal bidan-bidan di lingkungan puskesmas tersebut.
Salah seorang sumber yang meminta dirahasiakan namanya mengatakan, rapelan dana kapitasi yang seharusnya diterima sebesar Rp 6 juta per Januari-September, dan bidan PNS sebesar Rp 7 jutaan. Namun, honor yang diterimanya Selasa (6/12) kemarin hanya Rp 3,8 juta. "Tidak jelas alasan pemotongan honor ini dari kepala Puskesmas, dan bidan kordinator setempat," ungkapnya kepada Radar Karawang, Kamis (8/12) kemarin.
Dilihat dari surat pertanggungjawaban, katanya, para bidan PTT seharusnya menerima Rp 6 juta. Walaupun ada pemotongan, menurutnya tidak masalah asal honor yang diterima tidak jauh dari nominal yang tertulis dalam SPJ. "Tapi kalau Rp 3,8 juta, wajar saja bidan PTT mempertanyakannya," tuturnya.
Dirinya juga menyesalkan aksi saling cuci tangan internal oknum manajemen Puskesmas Sukatani, yang terkesan menutupi hak-hak yang seharusnya diberikan. Meski statusnya sebatas bidan desa yang jarang kerja di ruangan puskesmas, bukan berarti bisa seenaknya memangkas hak bidan. Lagi pula di puskesmas lain, meski besarannya berbeda-beda tergantung layanan yang dibiayai kapitasi, justru haknya diberikan penuh. "Ya memang jarang kerja di ruangan ada potongan itu aturan. Tapi ini sudah berlebihan, sementara semua duit kapitasinya dalam SPJ diserap semua," keluhnya.
Bidan Kordinator (Bidkor) UPTD Puskesmas Sukatani Nurainah saat dikonfirmasi soal keluhan bidan PTT tersebut, sampai berita ini ditulis yang bersangkutan belum memberikan balasan.
Sementara Kepala UPTD Puskesmas Sukatani Daud SKm, membantah ada potongan honor kapitasi tanpa alasan bagi bidan PTT. Yang dipotong sebutnya, adalah hari tidak masuk dan kinerjanya yang jelek. Artinya, bidan PTT tidak melayani pasien di dalam puskesmas, itu semua sebut Daud sudah diatur dalam peraturan bupati. "Teu aya, etamah potongan hari gak masuk kerja dan yang kinerjanya jelek. Bahkan mereka tidak melayani pasien di gedung, semuanya sudah diatur perbup," tutupnya.
Seperti diketahui, pembagian dana kapitasi itu diatur oleh perbup. Dasarnya dari Peraturan Presiden No 32 Tahun 2014 tentang Pengelolaan dan Pemanfaatan Dana Kapitasi serta Peraturan Menteri Kesehatan No 19 Tahun 2014 tentang Penggunaan Dana Kapitasi Jaminan Kesehatan Nasional Untuk Jasa Pelayanan Kesehatan dan Dukungan Biaya Operasional Pada Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama Milik Pemerintah Daerah. Setiap puskesmas berbeda-beda besarannya, tergantung besar kecilnya menerima dari BPJS berdasarkan jumlah kepesertaan. Sementara jasa pelayanan kapitasinya di atas Rp 8 jutaan. (rud)

Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template