Di Kecamatan Telukjambe Timur - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Di Kecamatan Telukjambe Timur

Di Kecamatan Telukjambe Timur

Written By Mang Raka on Kamis, 29 Desember 2016 | 13.00.00

Angka Kematian Ibu dan Balita Menurun

TELUKJAMBE TIMUR, RAKA - Peranan pos pelayanan terpadu (posyandu) penting meningkatkan kesehatan masyarakat, terutama bagi ibu hamil dan anak balita. Hal ini terbukti dengan berkurangnya angka kematian ibu hamil dan menurunnya jumlah balita kurang gizi.

Kesuksesan posyandu dalam pembangunan kesehatan masyarakat tidak datang begitu saja tanpa didukung oleh kader-kader kreatif dan inovatif serta partisipasi aktif masyarakat, dan prestasi inilah yang ditunjukan Posyandu Dahlia, Kecamatan Telukjambe Timur. "Keberadaan posyandu sebagai pusat kesehatan masyarakat bukan saja bagi ibu dan anak, melainkan seluruh lapisan masyarakat agar sosialsisasinya tepat sasaran," ungkap kader Posyandu Dahlia, Acah Hayati, Rabu (28/12).
Dia mengatakan upaya yang dilakukan selama ini dalam bentuk sosialisasi kepada masyarakat secara terus menurus. Acah mencontohkan seperti pemberian obat filariasis yang disentralkan di posyandu. Dia menegaskan apa yang sudah dilaksanakan supaya dapat terus ditingkatkan, sehingga apa yang menjadi tujuan pemerintah dan masyarakat dalam mewujudkan masyarakat yang sehat, khususnya kaum ibu dan anak balita bisa tercapai. "Keberhasilan ini juga akan bisa menjadikan Pos yandu yang sangat berpotensi membantu meningkatkan kesehatan masyarakat," ungkapnya.
Sementara itu bidang desa di kecamatan yang sama, Ira mengatakan, posyandu merupakan wadah komunikasi alih teknologi dalam pelayanan kesehatan masyarakat yang mempunyai nilai strategis untuk pengembangan sumberdaya manusia. "Pelayanan kesehatan selama ini yang dikerjakan petugas kesehatan dibantu masyarakat dengan pembentukan kader kesehatan. Penelitian yang dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Bukit Kapur, Kota Dumai, Propinsi Riau, bertujuan untuk mengetahui peran kader kesehatan terhadap optimalisasi pelayanan kegiatan posyandu. Desain penelitian itu menggunakan metode Deskriptif, dan membuahkan hasil yang memuaskan," ucap Ira.
Ditempat yang sama, Aisyah (21) ibu muda peserta pelayanan kesehatan terpadu Posyandu Dahlia, menyampaikan, posyandu merupakan ujung tombak program kesehatan masyarakat. Karenanya, peran serta mereka perlu disegarkan kembali dengan harapan semangat menciptakan budaya sehat di masyarakat tetap terjaga. ”Mungkin  beberapa materi terkait kesehatan pasti akan kami dapatkan dan juga keluh kesah kami juga sampaikan kepada mereka. Sehingga peran kami sekarang adalah mengajak kembali kader yang lain untuk menjadi kader posyandu yang aktif," tuturnya. (yfn)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template