Daripada Keruk Muara Lebih Baik Buat Turap Laut - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Daripada Keruk Muara Lebih Baik Buat Turap Laut

Daripada Keruk Muara Lebih Baik Buat Turap Laut

Written By Mang Raka on Kamis, 08 Desember 2016 | 12.30.00

TEMPURAN, RAKA - Dibanding proyek daratan yang memiliki daya tahan awet bertahun-tahun, proyek pengerukan Muara laut dianggap sia-sia alias mubadzir. Pasalnya, selain sedemintasi yang hanya selisih kurang dari 3 bulan, anggaran pengerukan yang digelontorkan juga sangatlah besar.
Staf Kasie Ekbang Kecamatan Tempuran Nana Sutisna mengatakan, proyek di laut untuk pencegahan pendangkalan lebih baik digunakan untuk penurapan. Pengerukan rata-rata menelan anggaran Rp 300-500 jutaan. Sebab, sekali dikeruk tanpa adanya turap penahan penumpukan pasir yang dibawa arus angin barat dan angin timur, hanya berselang 2 bulan saja, pendangkalan kembali terjadi. Pemborong sebut Nana, bisa berdalih karena menjadi faktor alam, tapi masyarakat pesisir menganggap proyek-proyek pengerukan ini mubazir dan kurang efektif jika tanpa ditunjang turap penahan. "Lebih efektif turap dibanding pengerukan mah, gak sampai setahun juga dangkal lagi," kata dia.
Mantan Sekdes PNS Ciparagejaya ini menambahkan, pengerukan muara nampaknya akan lebih boros anggaran setiap tahun, karena jika dikeruk setiap tahun sekalipun tidak membuat bangga nelayan, karena pasir dan lumpur yang dikeruk, masuk lagi.
Tetapi, jika dibuatkan turap pancang terlebih dahulu di dua arah sekitar 1 Kilometer dari muara, setidaknya dapat menahan pendangkalan 5-6 tahunan. Sebut saja anggaran pengerukan Rp 300 juta, jika dibangunkan Turap, cukup dibangun sepanjang 200 meteran, sehingga jalur keluar masuknya perahu nelayan lebih terjamin dan mulus. "Kalau pengerukan Rp 300 juta, dialihkan ke turap saja sudah 200 meteran kan lumayan," ungkap dia.
Lebih jauh Nana menambahkan, turap di laut berbeda dengan turap di daratan pada umumnya. Turap di laut hanya dipasang dan ditumpuk setelah dibuat di daratan. Kemudian sebut Nana, diangkut dan dipasang melalui media tongkang. Soal kualitas, tambahnya, tergantung manajemen pekerjaannya sendiri. Turap yang bagus sekalipun mampu bertahan sekurang-kurangnya 6 tahun, tapi jika kualitas rendah, bahkan bebatuannya sering dicuri nelayan, akan terkikis 2-3 tahun. Tapi ini lebih baik dan awet dibanding pengerukan muara yang 2 bulan sudah dangkal lagi. "Turap laut dengan darat ini berbeda, karena ditumpuk dan dipasang di darat dahulu," jelas pria ini. (rud)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template