Budaya Sunda Dipertahankan - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Budaya Sunda Dipertahankan

Budaya Sunda Dipertahankan

Written By Mang Raka on Selasa, 27 Desember 2016 | 16.00.00

*Pertama Kali Di Karawang

KARAWANG, RAKA - Mahasiswa yang tergabung dalam Keluarga Mahasiswa Islam Karawang (KMIK), menggelar rangkaian kegiatan yang identik dengan kebudayaan sunda. Kegiatan yang digelar di komplek Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Karawang itu digelar terkait milangkala KMIK ke 44.

Mulai dari adanya bazar makanan, pakaian dan aksesoris sunda, saresehan budaya yang disampaikan Asep Sundapura dan Bapung Aing sebagai pembicara, pentas kesenian sunda seperti jaipong dan sebagainya. Selain mahasiswa para pelajar Karawang juga turut hadir dalam kegiatan tahunan tersebut.
Menurut Yoyoh Rokayah, panitia kegiatan, kegiatan tersebut baru pertama kali diadakan di Karawang. Karena tahun-tahun sebelumnya selalu digelar di Jakarta. Hal itu dilakukan karena beberapa alasan, diantaranya agar lebih bisa mendekatkan diri para pengurus KIMK terhadap daerah asal. "Ini sebenarnya kegiatan rutin. Tapi baru kali ini diadakan di Karawang. Biar kami bisa lebih mengenal karawang sebenarnya," ujar Yoyoh, akhir pekan kemarin.
Dia juga menyampaikan, untuk kegiatan ini, selain para tokoh dan budayawan, diundang juga mahasiswa dan kalangan pelajar dilingkungan Karawang. Hal itu dilakukan guna menciptakan pelajar yang bisa lebih mencintai kebudayaan. "Kami undang mahasiswa, pelajar termasuk masyarakat, agar mereka bisa membaur dan lebih mengenal kebudayaan daerah," ujarnya.
Menurutnya, budaya merupakan potensi daerah yang tidak boleh ditinggalkan, karena dengan mengembangkan kebudayaan, suatu daerah akan bisa lebih mudah dikenal oleh daerah lain. Dengan demikian, bisa menjadi ajang promosi daerah, dan bisa meningkatkan roda perekonomian. "Semakin banyak orang yang tertarik dengan kebudayaan kita. Maka semakin banyak orang yang berkunjung kesini. Disitu ada potensi ekonomi yang bisa dikembangkan juga," ujarnya.
Lebih lanjut dia menyampaikan, ditahun-tahun sebelumnya, pementasan kebudayaan dan kesenian bukan hanya kesenian dan kebudayaan khas Jawab Barat atau Karawang, melainkan hampir semua kesenian dan kebudayaan lokal nusantara ditampilkan, tetapi untuk tahun ini lebih menitik beratkan kebudayaan sunda. "Memang, hasil musyawarah pengurus. Kegiatannya alhamdulillah berjalan baik dan lancar," pungkasnya. (zie)
Berbagi Artikel :

4 komentar:

  1. Wow.....BAGUS.aku bangga sebagai warga INDONESIA . Kaya akan ADAT dan BUDAYA yg beraneka ragam.tolong ####PERBANYAK###sanggar sanggar NARI di setiap pelosok Terutama di DESA DESA.peliharalah budaya warisan nenek moyang Kita.semua itu sangat sangat berharga.lebih di kembangkan lagi tapi jangan Lupa TOLERANSINYA juga di jaga juga . HATURNUHUN

    BalasHapus
  2. Aduh meuni GAREULIS jeung KARARASEP. 😀😀😀😀😀😀

    BalasHapus
  3. Semangat pulang kampung bangun desa!!!
    Karawang berbudaya! 🙌

    BalasHapus
  4. Dari KMIK untuk Karawang tercinta. Karawang jaya��

    BalasHapus

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template