Buang Sampah ke Sungai Bisa Didenda Uang - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Buang Sampah ke Sungai Bisa Didenda Uang

Buang Sampah ke Sungai Bisa Didenda Uang

Written By Mang Raka on Jumat, 23 Desember 2016 | 14.30.00

TELUKJAMBE TIMUR, RAKA - Kondisi Sungai Kukun di Desa Sukaluyu, bukan hanya sudah dangkal tetapi masih terus menjadi sasaran buang sampah warga. Padahal sebelumnya banjir merendam akibat air sungai meluap karena alirannya terganjal oleh sampah.

Data lapangan yang diperoleh Radar Karawang, sampah yang ada di sungai itu dibuang oleh orang yang sengaja buang sampah sambil melintas. Mereka membuang sampah pada waktu malam dan pagi hari. Padahal warga sekitar sebelumnya pernah lakukan pembersihan agar sungai tidak meluap oleh sampah yang memadati sungai. Namun tetap saja tidak membuat orang jera untuk buang sampah di sekitaran jembatan.
Menurut Sobadri (50) warga Desa Sukaluyu, jika karena sampah lingkungan dekat rumah nya menjadi bau oleh aroma busuk sampah. Dirinya mengakui kesal dengan oknum warga yang sengaja buang sampah di sungai Kukun. Dirinya berharap pemerintah bisa serius tanggapi persoalan tersebut karena sungai bukan menjadi tempat pembuangan sampah.
"Yang jadi korban kan warga sekitar. Coba kalau sudah meluap dan bau busuk, kami saja yang dekat dengan sungai merasa kesal. Biasanya yang melintas sambil bawa motor mereka buang sampah. Saya tidak tahu warga sekitar atau dari mana yang jelas kami sudah kesal dengan perbuatan tersebut. Kalau saya kebetulan melihat saya suruh pungut kembali," tandasnya.
Sementara Badim (37) pemulung di Desa Sukaluyu, berpendapat jika sampah itu juga merupakan berkah. Dirinya sependapat jika bersih jauh lebih baik, walaupun dirinya memang butuh sampah buat makan. "Kalau saya ah engga terlalu perduli kang, yang penting ada sampah yang bisa saya jual, saya manfaatkan, kalau menurut saya sungai akan jauh lebih baik kalau bersih," ucapnya.
Di tempat berbeda, Yono (37) pedagang mie ayam mengatakan jika sungai bersih dan terbebas dari sampah mungkin dirinya akan mangkal di dekat sungai karena pohon rindang membuat tempat jauh lebih nyaman,Tapi diri nya urung berulah seperti itu karena keberadaan sampah yang beraroma tidak sedap. "Kalau tempatnya enak mungkin akan jauh lebih nyaman kalau jualan disitu. Soalnya pohon besar yang rindang kan enak dijadikan tempat mangkal. Saya tidak mau kehilangan pelanggan mendingan saya ngiter saja yang penting dagangan saya laku," tandasnya. (yfn)

Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template