Biaya Diklat 48 Calon Kepala Sekolah Ditanggung Pemkab - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Biaya Diklat 48 Calon Kepala Sekolah Ditanggung Pemkab

Biaya Diklat 48 Calon Kepala Sekolah Ditanggung Pemkab

Written By Mang Raka on Selasa, 20 Desember 2016 | 13.00.00

CILAMAYA WETAN, RAKA - Meskipun tidak bisa dilantik sebagai kepala sekolah untuk mengisi sejumlah SMP yang kosong, sebanyak 48 Calon Kepala (Cakep) SMP dapat kabar menggembirakan. Pasalnya, pendidikan dan pelatihan (Diklat) yang dicemaskan menggunakan biaya pribadi hingga belasan juta di P4TK Cianjur dan itu pun belum menjamin kelulusan, bakal ditanggung penuh biayanya oleh Pemkab Karawang.
Hal itu diungkapkan langsung Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Kadisdikpora) Dadan Sugardan kepada Radar Karawang baru-baru ini. Para Cakep SMP dipastikan tidak akan dilantik dalam agenda mutasi-rotasi yang kabarnya akan digelar akhir tahun ini. Selain belum didiklat, ke 48 Cakep ini juga belum dijamin P4TK bakal lolos seleksi paska diklat. Karena yang dibutuhkan sampai 2019 mendatang hanya 24 orang.
Sejauh ini sebut Dadan, format seleksi para cakep SMP memang agak berbeda, karena mengharuskan diklat di muka sebelum definitif dijadikan kepala sekolah. Lain dengan Cakep-cakep angkatan sebelumnya yang definitif dulu kemudian didiklat. Persoalannya, diklat itu dianggap hal yang mahal, karena harus merogoh uang pribadi sampai belasan juta, syukur kalau lolos, jika tidak, para Cakep menganggap uang yang dikeluarkannya akan sia-sia. Dasar itulah, ia yakinkan agar para Cakep SMP tidak cemas soal biaya, karena dinas yang akan menanggung semua biaya diklat 48 cakep tersebut di P4TK Cianjur. "Insya Allah, jangan khawatir, Pemkab yang akan biayai diklat tersebut," kata dia.
Lebih jauh Dadan menambahkan, soal waktu diklat sendiri diakuinya belum ada kepastian penyelenggaraannya dari P4TK yang memiliki wewenang tahun ini, beda dengan yang sebelumnya digarap LPMP. Meski demikian, pihak dinas sudah melakukan komunikasi dengan P4TK soal jadwal. Karena masih antri dengan berbagai kabupaten/kota di Indonesia. Namun, pihaknya berharap, diklat ini bisa digelar sebelum berakhirnya tahun ajaran 2016/2017 pada Juni mendatang. Sebab diakuinya, selain daftar tunggu kepsek SMP angkatan 2016 yang sudah harus mengisi kekosongan kepala sekolah definitif sebanyak 6 SMP. Masih ada sekitar 3 sampai 4 SMP yang masih kosong. Diharapkan cakep lolos dan definitif 2017 ini yang akan mengisinya. "Kita harap diklat dilaksanakan sebelum tahun ajaran berakhir, supaya mengisi kursi jabatan kepala sekolah yang kosong," tandas dia.
Jika dibiarkan kosong di tahun 2017 sebanyak 3-4 SMP, sementara Cakep SMP ini tak kunjung ada hasil pasti soal kelulusan maupun SK resminya paska diklat, ia akan isi kekosongan kepsek itu diluar Cakep terlebih dahulu yang legal formalnya belum sah. Tetapi kepsek-kepsek terdekat yang sudah definitif akan dirangkap jabatankan menjadi Plt sementara sampai ada Cakep SMP yang sah nantinya. Walaupun merangkap 2 kepala SMP nantinya, keabsahan tandatangan untuk urusan BOS, PMMS maupun ijazah siswa tetap sama kewenangannya dan legal. "Kalau masih kosong, ya kita akan tunjuk kepsek terdekat isi rangkap jabatan, wewenang dan perannya sama saja, yang jelas bukan cakep yang belum resmi," kata dia. (rud)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template