Astaga, Ustad di Johar Cabuli Bocah SD - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Astaga, Ustad di Johar Cabuli Bocah SD

Astaga, Ustad di Johar Cabuli Bocah SD

Written By Mang Raka on Jumat, 02 Desember 2016 | 13.00.00

KARAWANG, RAKA - Kabar memprihatinkan datang dari Kelurahan Karawang Wetan, Kecamatan Karawang Timur. Seorang bocah SD berusia 9 tahun, sebut saja Dahlia, mengalami trauma akibat pelecehan seksual yang dilakukan oleh pamannya sendiri berinisial J.
Ketua RT 04/24 Dusun Cibungur, Kelurahan Karawang Wetan, Yadi Gunawan menuturkan, kasusnya baru terungkap tatkala bibi korban melihat alat vital Dahlia yang terlihat tidak normal.
Setelah ditanya oleh bibinya, korban berterus terang telah dilakukan pelecehan seksual oleh pamannya sendiri, yang rumahnya beralamat di Lingkungan Johar Utara, Dusun Sukamulya RT 03/19 Kelurahan Karawang Wetan. "Dari situ pihak keluarga langsung memproses secara hukum. Dengan membawa korban ke RSUD untuk dilakukan visum," papar Yadi, Kamis (1/12).
Berdasarkan pengakuan korban, dirinya tidak disetubuhi, namun alat viatlnya sering diraba-raba dengan menggunakan tangan. Kini pelaku telah diamankan oleh pihak Kepolisian di tahanan Polres Karawang. "Jadi memang sebenarnya kejadiannya sudah lama. Tetapi baru terungkap sekitar satu minggu lalu. Cuman saya juga tidak begitu tahu kapan kejadian pastinya," ujarnya.
Yadi tidak menutup-nutupi bahwa pelaku merupakan ustad yang biasa mengisi pengajian bapak-bapak di musala yang tidak jauh dari tempat tinggalnya. Sedangkan korban merupakan anak dari adik iparnya yang sering menginap karena pelaku memiliki anak seusia dengan korban. "Sekarang anaknya terlihat trauma. Apalagi kalau dengar suara pamannya. Terlihat kayak orang ketakutan," ujarnya.
Lurah Karawang Wetan Dedi Supardi menambahkan, untuk kasusnya saat ini sudah ditangani pihak kepolisian. Oleh karenanya dia tidak bisa memberi keterangan lebih detail.
Meski demikian, sampai saat ini dirinya belum menerima laporan dari korban lain atas. Dedi juga berharap tidak ada korban lain selain gadis belia yang masih duduk di bangku SD kelas III yang merupakan keponakan pelaku tersebut. "Sampai saat ini belum ada laporan lain. Kayaknya memang korbannya cuman satu," ujarnya.
Terkait trauma yang diderita korban, saat ini pihak keluarga dan pemerintahan kelurahan sedang melakukan komunikasi secara intensif kepada korban. Pasalnya setelah kejadian ini terungkap, korban masih belum mau berangkat sekolah. "Mudah-mudahan gak berlanjut traumanya yah. Kami terus membujuk agar bisa lanjut sekolah. Karena ini untuk masadepannya juga kan?" pungkasnya.
Dihubungi terpisah, Kasatreskrim Polres Karawang AKP Haerullah mengatakan, pihaknya belum mengetahui secara detil kelanjutan penanganan kasus tersebut. "Saya belum cek, nanti nanti saya cek ke penyidiknya. Soalnya kasus asusila banyak," ujarnya yang dihubungi lewat sambungan telepon seluler. (zie)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template