Anggaran PJU Rp 7 Miliar - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Anggaran PJU Rp 7 Miliar

Anggaran PJU Rp 7 Miliar

Written By Mang Raka on Senin, 19 Desember 2016 | 19.34.00

KARAWANG, RAKA - Keluhan masyarakat minimnya penerangan jalan umum, dijawab keluhan oleh Kepala Dinas Cipta Karya Kabupaten Karawang Dedi Ahdiat. Ia mengeluh karena minimnya alokasi anggaran yang hanya sebesar Rp 7 miliar per tahun, untuk pengadaan dan perawatan lampu penerangan jalan umum (PJU).
Padahal, penerimaan pajak daerah dari sektor PPJ (Pajak Penerangan Jalan) yang diterima, terbilang paling besar dibanding daerah lainnya di Jawa Barat. "Kabupaten Karawang setiap tahun menerima PPJ sebesar Rp 185 miliar," kata Dedi.
Minimnya alokasi dana tersebut mengakibatkan Cipta Karya tak mampu melakukan perbaikan PJU sebanyak 600 titik, yang tersebar di  Kabupaten Karawang. Akibatnya, sambung Dedi, pihaknya sulit merealisasikan program Jabar Ca'ang dan Karawang Mencrang. "Karena keterbatasan anggaran, kami tidak bisa memperbaiki semua PJU yang rusak tersebut," tandasnya.
Dikatakannya, setiap bulan pihaknya membayar rekening PJU ke PLN sebesar Rp 2,6 miliar per bulan, dengan menggunakan sistem plat. "Setiap bulan kami membayar mahal, padahal 60 persen PJU-nya tidak menyala," kata Dedi.
Dijelaskan, pihak DCK berupaya menggandeng kalangan swasta dalam pengelolaan PJU tersebut. Ternyata upaya itu direspon positif oleh sebuah perusahaan swasta, yang siap mengubah lampu PJU dari konvensional ke LED.
Perusahaan itu, lanjut Dedi, sanggup membangun ribuan titik PJU baru dengan menggunakan lampu LED. Mereka akan memasang Kwh meter pada masing-masing tiang PJU, sehingga pembayaran rekening akan dilakukan sesuai pemakaian, bukan sistem plat.
Yang lebih munguntungkan lagi, kata Dedi, perusahaan itu akan mengeluarkan modal sendiri saat membangun PJU baru tersebut. Pemkab cukup mengeluarkan dana Rp 2,6 miliar per bulan, atau sesuai kewajiban pemkab membayar rekening PJU ke PLN. "Nantinya yang melakukan membayaran rekening adalah perusahaan tersebut. Mereka yang akan mengelola pembangunan, perawatan, dan pembayaran listrik PJU itu," kata Dedi.
Ia menambahkan, dengan demikian pemkab dapat mengefesienkan anggaran sebesar Rp 7 miliar per tahun, yang awalnya dialokasikan untuk biaya pembangunan dan perawatan PJU. Dana sebesar itu, ke depan bisa digunakan untuk sektor lain. "Selama ini, kami hanya mampu membangun PJU sebanyak 800 titik per tahun. Sementara. PJU yang rusak termakan usia terus bertambah. Akibatnya, penerangan di wilayah Karawang tidak bisa optimal," katanya.
Menurut Dedi, dengan adanya perusahaan yang sanggup mengelola PJU dengan anggaran yang minim, pihak Pemkab sangat diuntungkan. "Kami berharap pada lima tahun ke depan, seluruh peloksok wilayah Kabupaten Karawang sudah terang, karena ada PJU di setiap sudut yang semula gelap," pungkasnya. (ops)

Seputar Penerangan Jalan Umum

Dana Pengadaan dan Perawatan
Rp 7 miliar per tahun

Pajak Penerangan Jalan
Rp 185 miliar

Tagihan listrik
Rp 2,6 miliar per bulan

Perbaikan PJU
600 titik

Pembangunan PJU
800 titik per tahun

Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template