Alasan Keamanan, Buka Pintu Dewan Pakai Sidik Jari - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Alasan Keamanan, Buka Pintu Dewan Pakai Sidik Jari

Alasan Keamanan, Buka Pintu Dewan Pakai Sidik Jari

Written By Mang Raka on Kamis, 08 Desember 2016 | 20.21.00

KARAWANG, RAKA - Entah apa tujuan para wakil rakyat memasang akses pintu lewat sidik jari. Tapi yang jelas, setelah alat sidik jari itu dipasang, tidak bisa sembarangan orang masuk ke ruangan komisi di Gedung DPRD Kabupaten Karawang.
"Kalau ruang kerja dewan difingerprint, berarti akan semakin sulit masyarakat untuk menemui mereka. Padahal mereka jadi dewan untuk mewakili rakyat," ujar pengamat politik Ely Suhaeli kepada Radar Karawang, Rabu (7/12).
Dia juga menyampaikan, dengan tidak adanya fingerprint, saja warga cukup sulit untuk bisa menemui wakilnya. Apalagi dengan adanya fingerprint, anggota dewan akan lebih mudah menghindar dari kejaran masyarakat yang ingin menyampaikan aspirasinya. "Kalau hanya mengandalkan reses untuk ketemu dengan konstituen saya rasa gak cukup. Apalagi di lapangan banyak reses yang dibuat-buat, bahkan fiktif," ujarnya.
Sementara anggota Komisi D, Endang Sodikin enggan memberikan komentar. Ia beralasan hal itu bukan kewenangannya. "Itu bukan kewenangan saya. Ini merupakan fasilitas. Silahkan kebagian perlengkapan (dewan)," ujarnya.
Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Dewan (Sekwan) Agus Mulyana menyampaikan, dengan adanya fingerprint bukan berarti membatasi masyarakat untuk bertemu dengan anggota dewan. Hal itu untuk lebih menjaga keamanan saja. Dia memastikan siapa saja masih diperkenankan untuk berkunjung ke dewan. "Iya begitu (seharusnya), tapi itu bukan berarti untuk membatasi yah. Tapi untuk keamanan," ujarnya.
Ia melanjutkan, selain ruang komisi, ruang ketua, wakil ketua Banleg dan yang lainnya juga dipasang fingerprint, tetapi dilakukan secara bertahap. Sedangkan untuk fraksi saat ini masih belum dipasang. "Untuk ruangan fraksi-fraksi akan dipasang fingerprint juga yah," ucapnya.
Sementara pantauan Radar Karawang, untuk ruang komisi belum semuanya dipasang fingerprint, seperti ruang Komisi C, meski terlihat ada bekas fingerprint di ruang tersebut.(zie)

Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template